Ujian Nasional

Gara-gara Pemilu 2019 dan Ramadan, Jadwal Ujian Nasional Dimajukan, Catat Waktunya

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan Gara-gara Pemilu 2019 dan Ramadan dan Bikin Sekolah Kelabakan.

Editor: Mujib Anwar
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ujian Nasional tahun ini akan mulai dipersiapkan sejak Maret 2019. Persiapan ini menjadi lebih awal dibanding tahun sebelumnya yang digelar mulai April. Penyebanya, selain gelaran Pemilu 2019, momen Ramadan juga menjadi pertimbangan majunya pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2018/2019.

Meskipun jadwal dimajukan, tetapi pihak sekolah merasa tidak keberatan dengan jadwal tersebut.

Kepala SMAN 1 Surabaya Khairil Anwar mengatakan, dengan sinkronisasi UN SMA yang akan dilaksanakan pada akhir maret dan ujian selama empat hari, pada 1, 2, 4, dan 8 April pihaknya mengaku tidak menjadi masalah.

Sebab, dalam rentang waktu tersebut sudah menjadi momentum siswa melaksanakan ujian. Mulai dari ujian praktik, ujian sekolah berstandar nasional (USBN), hingga ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

"Saat ini, sekolah sibuk pengisian rapor semester ganjil. Baru Januari 2019, persiapan untuk UNBK bakal diintensifkan. Ya mengerjakan latihan soal dan pendalaman kisi-kisi,” katanya, Selasa (11/12/2018).

Secara umum, Khairil menyebut tidak ada perbedaan berarti dalam pelaksanaan unas tahun ini dibanding unas tahun sebelumnya.

Hanya saja, untuk tahun ini memang akan disajikan soal-soal HOTS. Karena itu, guru juga perlu memahami soal-soal HOTS. Terutama soal mapel yang diujinasionalkan.

Dari segi sarana prasarana, persiapan juga telah dilakukan. Ada 90 unit komputer yang disiapkan untuk 265 siswa. Komputer tersebut akan digunakan untuk tiga sesi ujian setiap harinya.

Berbeda dengan SMAN 1, UNBK di SMAN 15 Surabaya akan dilaksanakan dalam dua sesi. Hal itu disesuaikan dengan jumlah siswa dan ketersediaan komputer. Kepala SMAN 15, Johanes Mardijono mengatakan, ada 226 unit komputer yang disiapkan. Komputer tersebut akan digunakan untuk 392 siswa.

"Sarana prasarana maupun pembelajaran sudah siap. Tambahan pelajaran,juga akan diberikan mulai Januari 2019 tiap Jumat dan Sabtu," lanjutnya.

Motivasi juga akan diberikan kepada siswa. Dalam waktu dekat, pihaknya bakal mengundang tokoh inspiratif yang bisa memberi suntikan semangat kepada siswa. Harapannya, siswa juga bisa tergugah hatinya untuk mempersiapkan diri menyambut ujian nasional.

”Anak-anak kita persiapkan. Yang penting, tidak tegang dan ujian tidak menjadi momok siswa,” tegasnya. (Sulvi Sofiana)

Sumber: Surya
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved