Kumpulkan Seluruh Kepala Dinas, Pakde Karwo Dorong RPJMD Gubernur Baru Segera Terbentuk
Soekarwo meminta semua kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim mendukung percepatan penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, meminta semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jatim mendukung percepatan penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepala daerah baru.
Hal ini penting dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan janji politik kepala daerah terpilih yang telah disampaikan sebelumnya.
“Saya mengajak seluruh kepala OPD untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyiapkan kerangka untuk mendukung RPJMD kepala daerah baru,” ungkap Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, pada acara Rapat Kerja Gubernur dengan Kepala OPD di Kantor Bappeda Provinsi Jatim Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (10/12/2018).
• Abdul Muqit Arief Resmikan Simpang Tiga Sentot Prawiryodirjo Jember, Diklaim Mampu Kurangi Kemacetan
Pakde Karwo menjelaskan, RPJMD diharapkan bisa selesai dibahas pada akhir Maret Tahun 2019 dan harus memuat mengenai empat hal wajib dalam pembangunan yaitu kesehatan, pendidikan, keamanan dan ketertiban, dan masalah sosial.
Menurut pakde Karwo, empat bidang tersebut adalah menyangkut kesejahteraan masyarakat yang walaupun tidak disampaikan pada janji politik tapi dalam pemerintahan harus direalisasikan.
Ditambahkan, lewat dukungan semua kepala OPD maka konsep RPJMD akan sudah jadi produk dan siap dalam tahap pembahasan usai kepala daerah baru dilantik.
Saat RPJMD sudah jadi produk dan pansus sudah terbentuk, maka Perda terkait penerapan RPJMD akan cepat dibuat.
• Bawaslu Gresik Imbau Tim Sukses dan Relawan Tidak Sembarangan Pasang APK
"Semua kepala OPD harus sudah menuangkan kerangka programnya sehingga bisa tertuang pada Perubahan Anggaran Keuangan/PAK,” urai Pakde Karwo.
Pakde karwo mencontohkan, saat pelantikan presiden yang dilakukan pada tanggal 20 Oktober lalu, presiden menjalankan program pembangunan bulan November-Desember yang merupakan program presiden sebelumnya.
“Keputusan perundang-undangan yang menetapkan siklus anggaran seperti ini. Oleh sebab itu diperlukan percepatan untuk memastikan berjalannya konsep pembangunan berkelanjutan,” ungkap orang nomor satu di Provinsi Jatim ini.
• Kejaksaan Negeri Tuban Amankan 1 Miliar Uang Negara dari Kasus Korupsi Sepanjang Tahun 2018
Terkait strategi pembangunan ekonomi Jatim, Pakde Karwo menjelaskan, dilakukan dengan menerapkan konsep Jatimnomics.
Konsep ini mengedepankan pendekatan inklusif dengan menghadirkan kebijakan fiskal yang adil dan tepat untuk melayani serta memfasilitasi perekonomian, baik segmen besar, menengah, maupun kecil.
“Konsep ini merupakan trisula strategi pembangunan, yaitu peningkatan basis produksi UMKM, pembiayaan yang kompetitif, serta pengembangan perdagangan/pasar,” ujar Pakde Karwo.
• Advan Digital Targetkan Penjualan Smartphone dan Tablet Capai 6,5 Juta Unit pada Tahun Depan
Lewat dukungan yang diberikan Pemprov Jatim, lanjut Pakde Karwo, perkembangan UMKM Jawa Timur setiap tahun juga mengalami peningkatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/pakde-karwo-memberikan-buku-konsep-jatimnomics.jpg)