Polda Jatim Buru 4 Pemilik Panti Pijat Terduga Muncikari Prostitusi Berkedok Layanan Pijat di Kediri

Pemilik tempat massage itu diduga muncikari yang berperan menyediakan hingga memfasilitasi praktik prostitusi terselubung berkedok layanan pijat.

MakeUseOf
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit IV Renakta (Remaja, Anak, dan Wanita) Ditreskrimum Polda Jatim membidik pemilik tempat massage di kota dan Kabupaten Kediri.

Pemilik tempat massage itu diduga muncikari yang berperan menyediakan hingga memfasilitasi praktik prostitusi terselubung berkedok layanan pijat.

Informasinya, ada empat orang terduga muncikari yang berpotensi akan dijadikan tersangka prostitusi berkedok layanan pijat di Kediri.

Dishub Pamekasan Tak Bayar Gaji 150 Petugas Parkir, Komisi I DPRD Segera Tindaklanjut

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana menjelaskan, pihaknya sudah meminta keterangan puluhan wanita muda yang bekerja sebagai terapis dan karyawan.

Mereka dipanggil dari enam tempat layanan pijat massage lantaran diduga menyediakan layanan esek-esek pijat plus.

“Pastinya sudah ada yang ditetapkan tersangka tapi nanti menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” ucap AKBP Festo Ari Permana saat dihubungi via seluler, Minggu (20/1/2019).

Komunitas Rescue Perindo Pasuruan Fogging Sukarela Cegah Penyebaran Demam Berdarah di Desa Wrati

AKBP Festo Ari Permana mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap yang bersangkutan untuk mengetahui rentetan alur kejahatan prostitusi hingga mengarah ke tempat layanan pijat.

Sayangnya, pihaknya enggan menyebutkan berapa tersangka yang terlibat prostitusi terselubung berkedok panti pijat ini.

“Mengenai jumlah tersangka dan identitas beserta barang bukti besok ya data masih dilengkapi untuk dirilis,” ucapnya.

Bisnis Mewarnai Gambar di Styrofoam Car Free Day Pamekasan, Bermodal Minim Keuntungan Puluhan Juta

AKBP Festo Ari Permana mengaku, pihaknya kini tengah memburu muncikari yang diduga berjumlah lebih dari dua orang tersebut.

“Iya, lebih dari dua orang tersangka,” ungkap AKBP Festo Ari Permana.

Ditambahkannya, puluhan wanita yang bekerja sebagai terapis dan karyawan yang sebelumnya diperiksa sudah dipulangkan karena berdasarkan dari hasil pemeriksaan tidak cukup bukti untuk dijerat dengan pasal prostitusi.

Emak-emak Manis Pamekasan Gelorakan Dukungan untuk Pasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019

“Mereka yang tidak terlibat diserahkan ke Dinsos Kediri kemarin malam pukul 21.00 WIB,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan, anggota Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek bisnis esek-esek di enam lokasi yang dijadikan ajang prostitusi terselubung berkedok panti pijat, dua di Kota Kediri dan empat di Kabupaten Kediri.

Dari penggerebekan di enam tempat massage itu, polisi menangkap puluhan terapis yang diduga kuat menjajakan layanan seks.

Arema FC Minta Masyarakat Tak Tutup Mata Kinerja Edy Rahmayadi selama Jabat Ketua Umum PSSI

Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved