Tahun Baru Imlek

6 Makanan yang Wajib Ada saat Tahun Baru Imlek, Mie dan Kue Keranjang Masuk dalam Daftarnya

Tak lengkap rasanya jika momen untuk berkumpul dengan keluarga ini tanpa ditemani makanan khas Tahun Baru Imlek.

6 Makanan yang Wajib Ada saat Tahun Baru Imlek, Mie dan Kue Keranjang Masuk dalam Daftarnya
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Talam Ubi kue keranjang dan Pancake kue keranjang Hotel Santika Jelang Tahun Baru Imlek, Kamis (24/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Perayaan Tahun Baru Imlek tinggal menghitung hari.

Tak lengkap rasanya jika momen untuk berkumpul dengan keluarga ini tanpa ditemani makanan khas Imlek.

Pengamat budaya Tiongkok dan Xinrong Business, Sutoyo Raharto menyebut, makanan sebagai sajian terpenting dalam keluarga Tiongkok.

"Makanan adalah suatu konsep yang sangat penting di keluarga Tiongkok," tuturnya, Minggu (27/1/2019).

"Karena bisa menyimbolkan suatu status, derajat, dan sebagai pelampiasan juga karena orang Tiongkok memang benar-benar suka makan," sambung dia.

Sutiaji Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Tak Beredar di Kota Malang: Jangan Buat Kekacauan di Sini

Berikut makanan khas Tahun Baru Imlek yang wajib ada:

1. Lumpia

Jajanan berisi rebung, telur, sayuran, daging, maupun makanan laut ini, harus ada pada saat Imlek.

Lumpia yang disajikan basah maupun goreng itu dikatakan sudah terkenal sejak Dinasti Jin pada tahun 265.

"Waktu itu kaisar-kaisar di Dinasti Jin menghadiahi para pejabatnya lumpia. Jadi, waktu itu lumpia setara dengan ribuan uang katanya," ujar Sutoyo Raharto.

3 Sekawan di Tulungagung Nekat Curi Telur Ayam Majikannya, Seminggu Untung Rp 300 Ribu

2. Jiaozi alias Pangsit

Jiaozi alias pangsit juga wajib dihidangkan saat Imlek, karena memiliki arti menukar yang lama dengan yang baru.

"Jadi dengan makan pangsit, itu seperti membuang yang lama dan menyambut yang baru," ucapnya.

Isi pangsit di Tiongkok macam-macam, mulai dari daging sapi, kambing, ayam, jamur, dan sayur.

Sutoyo mengatakan, di beberapa daerah, pangsit harus berisi kuning telur karena melambangkan emas.

Jalan Kartini dan Jalan Yos Sudarso Kota Mojokerto Terapkan Sistem Satu Arah

Bentuknya sendiri mirip uang Tiongkok kuno.

"Pangsit juga mendekatkan keluarga, karena tradisinya kita membuat pangsit bersama-sama, bukan beli di supermarket. Ini membuat persaudaraan lebih erat," terangnya.

3. Mie

Mie memiliki berbagai makna dan melambangkan banyak hal, termasuk sebagai benang sutra emas.

"Jadi orang Tiongkok harus makan mi. Mie juga disebut longevity noodle, makanya saat makan mie, disarankan tidak memotong mienya, karena semakin panjang yang dimakan, semakin panjang umurnya," ungkapnya.

Mie wajib diberi topping seperti lobster, bebek, babi, udang, dan telur.

Semua daging-daging tersebut, tambahnya, melambangkan kesuksesan, rezeki, uang banyak, kekayaan keluarga melimpah, kesehatan, dan lain-lain.

Mahasiswa UTM Gelar Jalan Jalan Sehat Perpisahan Pengabdian di Desa Buddagan Pamekasan

4. Ikan Kukus

Ikan pun begitu esensial saat Tahun Baru Imlek karena melambangkan surplus dan rezeki tak habis-habis.

"Di beberapa daerah Tiongkok saat Imlek itu harus ada kakap merah. Merah itu lambang makmur, ditambah ikan yang melambangkan rezeki itu jadi makin berlimpah," ucapnya.

Beberapa tradisi menyarankan memakan ikan setengah saja pada malam sebelum Tahun Baru Imlek.

Sedangkan keesokan harinya, baru makan sisanya agar rezeki tidak habis.

"Ada pula yang menyebut kepala dan ekor tidak boleh dimakan, karena kalau kita kerja pasti ada awal dan akhir. Jadi, kita harus menyelesaikan pekerjaan dengan baik dulu," katanya.

Forum Wartawan Tuban Tuntut Jokowi Cabut Remisi untuk I Nyoman Susrama

5. Ayam Rebus

Ayam memiliki simbol reuni sehingga baik dihidangkan saat Thun Baru Imlek sebagai momen kebersamaan keluarga.

"Daging ayam ini juga didampingi kuning telur, itu sangat penting karena menyimbolkan uang berlimpah," paparnya.

Yang boleh memakan ayam pertama kali menurut tradisi adalah pekerja di keluarga tersebut dan tetua.

Jaksa Kejaksaan Negeri Gresik Blusukan ke Sejumlah Sekolah untuk Penyuluhan Hukum Siswa di Gresik

6. Kue Keranjang

Selain ayam rebus, menu pemersatu keluarga lainnya adalah kue keranjang.

Sutoyo mengatakan, kue keranjang memiliki sifat lengket, sehingga bisa mempererat hubungan antar anggota keluarga.

"Sejarahnya sudah lama, sejak Dinasti Wei dan Jin. Sampai sekarang kalau di Tiongkok, bisa dilihat tiap daerah punya kue keranjang beragam ukurannya," ungkap dia.

"Lalu, kalau di Indonesia biasanya isinya buah saja, tapi di sana ada isi kacang juga," katanya. (del)

Karyawan Swasta Pengedar Pil Koplo di Pasuruan Diringkus Polisi, Jualan Narkoba untuk Tambahan Biaya

Penulis: Delya Oktovie
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved