Berita Surabaya

Warga Diimbau Periksa Dini Jika Ditemukan Tanda-Tanda Penyakit Demam Berdarah Dengue

Kepala Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Parulian, mengimbau warga untuk memeriksa anggota keluarganya jika ditemukan tanda-tanda DBD.

Warga Diimbau Periksa Dini Jika Ditemukan Tanda-Tanda Penyakit Demam Berdarah Dengue
CaiaImage/Getty Images
ilustrasi demam 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Parulian, mengimbau warga untuk memeriksa anggota keluarganya jika ditemukan tanda-tanda penyakit demam berdarah dengue.

dr Pesta Parulian meminta warga untuk segera memeriksakan anggota keluarganya ke petugas kesehatan jika ditemukan tanda-tanda panas demam dengan bintik merah di tubuh.

"Pesan kami ketika mendapatkan penderita atau anak atau keluarga demam hingga di hari ketiga wajib kontak petugas atau fasilitas kesehatan," kata dr Pesta Parulian, Jumat (1/2/2019).

Himpaudi Kabupaten Malang Tuntut Pemerintah Setarakan Guru Paud dengan Tenaga Pendidik Formal

Menurut dr Pesta Parulian, selama bulan Januari 2019, RSUD Dr Soetomo telah menerima banyak pasien demam berdarah dengue.

Tercatat sejak bulan Januari hingga awal Februari 2019, RSUD Dr Soetomo telah merawat pasien demam berdarah dengue sebanyak 82 orang dari Surabaya maupun Madura.

Bahkan, kata dr Pesta Parulian, tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

44 Kasus Demam Berdarah Terjadi di Kota Malang pada Januari 2019, Dinkes Imbau Warga Jaga Kebersihan

Saat ini, ada sebanyak 15 pasien anak dan lima pasien dewasa yang masih dalam perawatan rumah sakit.

dr Pesta Parulian juga mengimbau warga untuk mengetahui pentingnya memutus rantai nyamuk.

Pemberantasan sarang nyamuk itu dapat dilakukan baik dengan fogging, memberikan abate, maupun menguras air.

Tips Cegah Penyakit Demam Berdarah Dengue, Jangan Biasakan Gantung Baju Bekas Pakai

"Fogging, abate, tapi paling dianjurkan menguras semua air yang tergenang," ucap dia.

Sebab, genangan air bersih dapat menjadi sarang bertelurnya nyamuk pembawa virus demam berdarah ini.

5 Nelayan Asal Sumenep Hilang, Sempat Berlabuh ke Pulau Kangayan Karena Cuaca Buruk

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved