Breaking News:

Berita Jember

Menteri ESDM Ignasius Jonan Cabut Lampiran Izin Tambang Emas Blok Silo

Menteri ESDM Ignasius Jonan Akhirnya Mencabut Lampiran Izin Tambang Emas Blok Silo.

SURYA/SRI WAHYUNIK
Warga Silo melakukan long march dari gedung dewan ke Pemkab Jember untuk menolak adanya pertambangan di Kecamatan Silo, Senin (10/12/2018). 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Menteri ESDM Ignasius Jonan dikabarkan mencabut izin pertambangan emas Blok Silo, Jember. Ini terungkap dari siaran tertulis yang dikirimkan Bagian Humas Pemkab Jember, Kamis (7/2/2019).

Pencabutan itu tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No 23 K/MEM/2019 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomo 1802 K/30/MEM/2018 tentang Wilayah Izin Usaha Pertambangan dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus Periode 2018.

Keputusan Menteri ESDM itu bertanggal 6 Februari 2019. Di Kepmen itu tertulis Lampiran IV dalam Kepmen No 1802 dicabut dan tidak berlaku. Lampiran IV di Kepmen No 1802 itu berisi perihal WIUP dan WIUP Khusus Blok Silo Kabupaten Jember untuk mineral jenis emas.

Dalam konsideran Kepmen itu disebutkan, pencabutan itu sebagai pelaksanaan atas hasil penyelesaian sengketa peraturan perundang-undangan melalui jalur non-litigasi dengan nomor register 31/NL/2018 di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Sudah dipastikan penetapan Blok Silo sebagai WIUP dan WIUPK sudah dicabut. Keputusan menteri atas pencabutan itu sudah keluar," kata Bupati Jember Faida, Kamis (7/2/2019).

Warga Jember Protes Penyataan Kadis ESDM Setiadjit, Juga Portal Kegiatan di Tambang Emas Blok Silo

Menurutnya, keputusan menteri yang mencabut izin Blok Silo itu sebagai kabar gembira bagi warga Silo dan Pemkab Jember.

Karena sebelumnya, Pemkab Jember dan warga Silo sudah berjuang, salah satunya melalui pengajuan gugatan non-litigasi di Kementerian Hukum dan HAM.

Faida menegaskan, perjuangan dari Pemkab Jember dan warga Silo telah membuahkan hasil.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Blok Silo menolak tegas perizinan pertambangan emas Blok Silo.

Tolak Izin Tambang Emas Blok Silo Jember, di Depan Bupati Faida Warga Ancam Blokade Jalur Jawa-Bali

Setidaknya warga dari empat desa terdampak Blok Silo menyuarakan penolakannya melalui sejumlah cara, mulai dari mengadu dalam jumlah orang sedikit sampai berdemo dalam jumlah orang sekitar 5.000 orang.

Warga yang kemudian difasilitasi Pemkab Jember mengajukan gugatan non-litigasi atas Kepmen ESDM ke Kementerian Hukum dan HAM RI. Hasilnya, majelis sidang merekomendasikan supaya Lampiran IV Blok Silo dibatalkan.

Pembina Forum Komunikasi Masyarakat Silo (Formasi) Taufiq Nur Ahmadi mengaku gembira dengan terbitnya Kepmen yang menyebut Lampiran IV Blok Silo tidak berlaku.

"Kami gembira dengan keluarnya Kepmen ini, dan tentunya kami ucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak untuk perjuangan warga Silo yang menolak tambang emas di Silo," tegas Taufiq. (Sri Wahyunik)

Demo Penolakan Oleh Warga Marak, Pemrov Jatim Hentikan Lelang Tambang Emas Blok Silo Jember

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved