Berita Trenggalek

Produsen Miras Palsu di Trenggalek Mengaku Meracik Minuman Keras di Kandang Sapi, Begini Alasannya

Selain tempatnya tersembunyi, aroma miras kalah dengan aroma kencing dan kotoran sapi.

Produsen Miras Palsu di Trenggalek Mengaku Meracik Minuman Keras di Kandang Sapi, Begini Alasannya
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Pelaku pembuat miras palsu, Hadi Suwito, saat berada di Polres Trenggalek, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Anggota Polres Trenggalek menangkap lima orang penyedia minuman keras (miras) yang menyebabkan empat orang meninggal dunia di Kecamatan Watulimo.

Mereka adalah Hadi Suwito (46) warga Kabupaten Kediri sebagai peracik miras, Sugiono (38) warga Kabupaten Kediri sebagai pengedar miras, dan Samsul Anam (57) warga Kabupaten Trenggalek sebagai penyandang dana.

Polisi juga menangkap Arik Setiawan (33) dan Rudi Sukamto (29), warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, yang mengoplos miras dari Hadi dengan minuman ringan.

Gudang Penggilingan Gaplek KUD Pakisaji Malang Terbakar, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kepada polisi, Hadi mengaku sudah meracik miras ini sejak 10 tahun lalu.

"Awalnya saya juga buruh di tempat orang yang buat miras," ucap Hadi di Mapolres Trenggalek, Selasa (12/2/2019).

Hadi mengaku, meracik miras di sebuah kandang sapi di dekat rumahnya agar aman dari pantauan aparat penegak hukum.

Selain tempatnya tersembunyi, aroma miras kalah dengan aroma kencing dan kotoran sapi.

Polisi Tunggu Keterangan Korban untuk Jerat Pelaku Dugaan Pelecehan Guru ke Siswa SDN 2 Kauman

"Sekedar demi keamanan saja," ujar Hadi kepada Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, yang bertanya di sebelahnya.

Ia mengungkap, menggunakan bahan baku alkohol jenis metanol yang dibeli dari toko kimia.

Untuk satu racikan, bahan yang digunakan 1,5 liter air meniral dicampur 1 liter metanol dan 5 mililiter perisa miras.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved