Berita Pendidikan

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Malang Kisruh, Dinas Pendidikan Belum Punya Solusi

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Malang Kisruh, Dinas Pendidikan Belum Punya Solusi.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Malang Kisruh, Dinas Pendidikan Belum Punya Solusi
Tribun Jogja
Ilustrasi - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Malang Kisruh, Dinas Pendidikan Belum Punya Solusi. 

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Malang Kisruh, Dinas Pendidikan Belum Punya Solusi

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dinas Pendidikan Kota Malang mengaku belum mempunyai solusi atas kisruh penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang tahun ini menggunakan sistem zonasi.

Kamis (23/5/2019), puluhan wali murid mendatangi Kantor DPRD Kota Malang dan menuntut anaknya diterima di SMP negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah, menerangkan belum ada solusi yang dapat diambil dari kisruh PPDB yang sedang terjadi.

"Saya masih harus lapor pak Wali Kota," kata Zubaidah, Jumat (24/5/2019).

Mau Berangkat Salat Tarawih di Masjid, Warga Sampang ini Ditembak Orang Misterius dan Tersungkur

Kepala Sekolah SMPN 2 Tulungagung Ditahan Kejaksaan, Buntut Pungutan Liar PPDB Tahun 2017

Ia menilai penambahan kuota di setiap SMP negeri sebagai solusi jangka pendek juga dapat menjadikan dan menimbulkan polemik baru.

Menurut Zubaidah, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebelum opsi penambahan kuota yang pilih, salah satunya adalah pemenuhan sarana dan prasarana.

"Mudah memang untuk ngucapkan. Tapi efek yang lain apakah punya ruangan? Apakah tersedia guru? Apakah tersedia sarana prasarana dalam artian meja kursinya," kata dia.

Selain itu, polemik baru yang bisa muncul dari atas penambahan kuota di SMP negeri adalah protes dari sekolah swasta.

Selama 10 Tahun, Mahasiswi Pintar PTN di Surabaya ini Dijadikan Budak Seks Ayah Kandungnya Sendiri

2 Mahasiswi UIN Malang Diduga Alami Pelecehan Seksual Dosen, Korban Trauma & Kasus Diumbar di Medsos

"Nanti sekolah swasta purik atau ngamuk (marah) ke kami (Dinas Pendidikan)," ucapnya.

Zubaidah mengatakan, saat ini Dinas Pendidikan sedang berupaya berkoordinasi dengan Wali Kota Malang.

Oleh karena itu, ia mengimbau wali murid agar tenang.

"Kami sedang berupaya mencari solusi. Karena itu wali murid tenang dulu," tegasnya.

Pos Polisi Dekat Rumah Jokowi Terbakar, Api Mulai Berkobar Saat Dini Hari Dari Bagian Belakang

1800 Beasiswa Ditawarkan untuk Generasi Milenial Jatim, Pendaftaran Sudah Dibuka, Ayo Buruan Daftar

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved