Berita Bangkalan
Bertemu Kenalannya Lewat Facebook (FB), Wanita ini Malah Dipereteli Perhiasannya dan Diancam Dibunuh
Perampasan itu bermula ketika dirinya menerima sambungan telpon dari Heriyanto (37) melalui aplikasi messenger pada Kamis (2/5/2019).
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
Bertemu Kenalannya Lewat Facebook, Wanita ini Malah Dipereteli Perhiasannya dan Diancam Dibunuh
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Nasib apes menimpa NR (36) warga Desa/Kecamatan Kwanyar.
Ia harus kehilangan tas berisikan handphone berikut anting miliknya setelah menemui kenalan seorang pria melalui media sosial Facebook.
Perampasan itu bermula ketika dirinya menerima sambungan telpon dari Heriyanto (37) melalui aplikasi messenger pada Kamis (2/5/2019).
Pria asal Desa Kemoning Kecamatan Tragah itu memintanya bertemu di sebuah kawasan di Surabaya.
Tanpa curiga, korban menuruti permintaan pria yang juga beralamat di Desa Pangpong Kecamatan Labang itu.
• Kepergok Hendak Mengambil Ponsel dari Saku Orang, Pria ini Diteriaki Maling, Begini Nasibnya
• La Nyalla Instruksikan Pemuda Pancasila Jaga Persatuan Bangsa, Juga Ajak Perbanyak Ibadah Ramadan
• Kunjungi Sampang, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto Gelar Rapat Tertutup di Polres Sampang
"Korban bersedia menemui karena pria itu menjanjikan pinjaman sejumlah uang," ungkap Kapolsek Socah AKP Hartanta kepada Surya (TribunMadura.com grup), Minggu (26/5/2019) malam.
Keduanya lantas bersepakat melanjutkan perjalanan ke Bangkalan melalui Jembatan Suramadu dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Tornado berwarna nopol M 4087 GI.
Hartanta menjelaskan, ketika tiba di Jalan Kampung Sorok Desa Sanggra Agung Kecamatan Socah, pelaku menghentikan laju motor dan mengajak korban ke tengah tegalan.
"Tas korban berisi handphone, perlengkapan kosmetik, serta perhiasan yang digunakan korban berupa anting di ambil dengan paksa," jelasnya.
Korban sempat menolak dan berupaya mempertahankan tas berwarna cokelat miliknya.
Namun upaya gagal dan membuat korban terjatuh.
"Pelaku mengancam akan membunuh korban jika tidak memberikan tas beserta antingnya. Korban ditinggalkan begitu saja di tengah tegalan," papar mantan Kapolsek Blega itu.
Selang beberapa minggu kemudian atau pada Kamis (22/5/2019), korban menghubungi pelaku melalui Facebook. Keduanya lantas kembali bersepakat bertemu di lokasi kejadian.
"Korban hendak menebus barang-barang miliknya. Ia datang bersama suaminya," jelas Hartanta.
• PT KAI Pastikan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2019 dari Surabaya Masih Tersedia, Berikut Rinciannya
• Karena Dikejar-Kejar Utang, Banyak ASN/PNS di Sumenep yang Tidak Betah di Kantornya Hingga Membolos
• Ditangkap Saat Hamil 9 Bulan, Tersangka Pengedar Sabu ini Melahirkan Saat Menjalani Masa Tahanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/aplikasi-facebook.jpg)