Pilkada Surabaya

Nama2 Tokoh Maju Pilkada Surabaya Mulai Bermunculan, Inilah Kriteria Figur Layak Dipilih Versi NU

Nama-nama Tokoh yang Maju Pilkada Surabaya 2020 Mulai Bermunculan, Inilah Kriteria Figur Layak Dipilih Versi Nahdlatul Ulama (NU).

Nama2 Tokoh Maju Pilkada Surabaya Mulai Bermunculan, Inilah Kriteria Figur Layak Dipilih Versi NU
TRIBUNMADURA.COM (Grafis: Aqwamit Torik)
Ilustrasi - Nama-nama Tokoh Maju Pilkada Surabaya 2020 Mulai Bermunculan, Inilah Kriteria Figur Layak Dipilih Versi Nahdlatul Ulama (NU). 

Nama-nama Tokoh Maju Pilkada Surabaya 2020 Mulai Bermunculan, Inilah Kriteria Figur Layak Dipilih Versi Nahdlatul Ulama (NU)

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gelaran Pilkada Surabaya / Pilwali Surabaya pada tahun 2020 juga menarik perhatian Nahdlatul Ulama (NU).

Ini seiring dengan mulai mermunculannya nama-nama tokoh, pejabat, dan politisi yang dinilai layak maju Pilkada Surabaya / Pilwali Surabaya 2019, untuk menjadi suksesor Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) yang telah menjabat selama dua periode.

Sejumlah nama yang mulai santer disebut akan maju Pilkada Surabaya / Pilwali Surabaya, antara lain Wisnu Sakti Buana, Eri Cahyadi, KH Zahrul Azhar Asad (Gus Hans), Bambang Haryo, dan sejumlah nama lainnya.

Terkait hal tersebut, Ketua PCNU Kota Surabaya Muhibbin Zuhri mengatakan, bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kriteria dan preferensi tersendiri terhadap calon pemimpin Surabaya yang akan maju dan bertarung di Pilkada Surabaya 2020.

Sebagai lembaga sosial keagamaan, NU berharap bahwa pemimpin yang akan melanjutkan tampuk kepemimpinan Risma adalah sosok yang bukan hanya mampu sebagai teknokrat.

Melainkan yang sanggup menata dari sisi keagamaan dan religiusitas masyarakat di kawasan perkotan.

"Dari NU sendiri, karena kapasitas kita adalah organisasi sosial keagamaan, kita berharap pemimpin yang akan diusung parpol nanti memiliki kepekaan terhadap masalah sosial perkotaan yangg menyangkut hajat hidup warga," ujarnya kepada Surya (Grup Tribunmadura.com), Kamis (20/6/2019).

PDIP Beri Sindiran Keras ke Risma Jelang Pilkada Surabaya 2020, Hal Prinsip Ini yang Jadi Pemicunya

Setelah 2015 Absen, Gerindra Tak Mau Lagi Jadi Penonton di Pilkada Surabaya 2020: Tunggu Hasil MK

PKB Bungkam Soal Pilkada Surabaya 2020, Pilih Pasrahkan Calon Wali Kota yang Diusung ke GP Ansor

"Yang tidak hanya pembangunan secara fisik dan infrastruktur, tapi juga membangun moralitas warganya. Kita tidak hanya butuh yang memiliki kemampuan teknokrat, tapi lebih dari iru, masalah sosial dan keagamaan," tegas Muhibbin Zuhri.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia dan moralitas adalah penekanan yang harus dijadikan prioritas.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved