Pilpres 2019

Siap Terima Apapun Hasil Putusan MK Soal Sengketa Pilpres, Masyarakat Malang Gelar Salat Gaib 4 KPPS

Siap Terima Apapun Hasil Putusan MK Soal Sengketa Pilpres, Masyarakat di Malang Gelar Salat Gaib untuk KPPS.

Siap Terima Apapun Hasil Putusan MK Soal Sengketa Pilpres, Masyarakat Malang Gelar Salat Gaib 4 KPPS
TRIBUNMADURA/AMINATUS SOFYA
Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Komite Malang Peduli Keadilan menggelar salat gaib di depan Kantor DPRD Kota Malang, untuk memberi pesan menjelang pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) soal hasil sidang sengketa Pilpres 2019, Selasa (25/6/2019). 

Siap Terima Apapun Hasil Putusan MK Soal Sengketa Pilpres, Masyarakat di Malang Gelar Salat Gaib untuk KPPS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Puluhan masyarakat di Kota Malang yang tergabung dalam Komite Malang Peduli Keadilan (KMPK) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kota Malang, Selasa (25/6/2019).

Mereka menyatakan akan menerima apapun hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2019.

"Kalau nanti ada pemilihan pemimpin pasca keputusan itu, siapapun yang terpilih itu harus kita dukung. Dan kalau ada yang salah kita ingatkan, cara mengingatkan banyak sekali," kata Koordinator aksi, Haris Nurcahyono, Selasa (25/6/2019).

Ia menambahkan suasana politik di Indonesia saat ini mengalami kristalisasi dan berpotensi melahirkan konflik.

Hal ini, dilatari oleh perbedaan pilihan pada Pilpres yang dilaksanakan pada April lalu.

"Mau pilih Jokowi-Maruf Prabowo-Sandi silahkan. Bahkan mungkin ada yang golput juga silahkan itu pilihan masing-masing. Tapi kemudian jangan menjadikan pilihan yang berbeda itu kemudian diantara kita berpecah belah," jelas Haris.

Menjelang Putusan Sidang MK, Inilah Prediksi Jitu Para Pengamat Terkait Sengketa Hasil Pilpres 2019

Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019 Dibacakan 28 Juni, Begini Janji Mulia Ketua MK Anwar Usman

Petinggi DPP PDIP Diperiksa Kejati Jatim Soal Megakorupsi Triliunan YKP, Bambang DH: Beneran ta Iki

Haris juga mempersilakan kubu 01 dan 02 yang sedang menjalani proses sengketa Pilpres di MK.

Asal kata dia, semua pihak menahan dan mengutamakan menjaga perdamaian dan menghindari melakukan perusakan.

"Makannya kita hari ini harus pandai-pandai mengendalikan diri dan mengendalikan hawa nafsu. Yang kami rindukan Indonesia damai itu bukan hanya slogan," tuturnya.

KMPK juga shalat gaib sebagai bentuk dukungan kepada petugas KPPS yang meninggal.

"Mudah-mudahan keluarganya diberikan keikhlasan," pungkasnya.

Sidang putusan sengketa Pilpres 2019 dijadwalkan digelar pada 27 Juni 2019, alias maju dari jadwal semula, 28 Juni 2019.

Keterangan saksi dari kubu 01 dan 02 serta KPU juga telah didengarkan.

Bukan Ahli IT dari Unair, Inilah Profil Lengkap Saksi Ahli Prabowo-Sandi di MK Soegianto Soelistiono

Mau Menikah, Pemuda ini Cekik Kekasih Hingga Tewas Karena Sering Dibanding-bandingkan Dengan Mantan

Disaksikan Banyak Orang, Anak 2 Tahun ini Dibanting Ayah Kandungnya Hingga Tewas, Penyebabnya Sepele

Juventus Akan Jadi The Dream Team, Ronaldo Tandem Dengan Pemain Bintang, Inilah Kabar Transfernya?

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved