Berita Malang

Mau Antar Nasi Kotak Pengajian, Malah Temukan Sesosok Tubuh yang Terlentang dan Meregang Nyawa

Mau Antar Nasi Kotak Pengajian, Malah Temukan Sesosok Tubuh yang Terlentang dan Meregang Nyawa.

Mau Antar Nasi Kotak Pengajian, Malah Temukan Sesosok Tubuh yang Terlentang dan Meregang Nyawa
TRIBUNMADURA/ERWIN WICAKSONO
Kondisi mayat pria yang ditemukan di area Perum Araya, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (18/7/2019) malam. 

Mau Antar Nasi Kotak Pengajian, Malah Temukan Sesosok Tubuh yang Terlentang dan Meregang Nyawa 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sesosok mayat pria ditemukan di area Perum Araya, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (18/7/2019) malam.

Diduga, jasad pria dengan identitas Zaenal Alim itu meninggal karena sakit vertigo dan liver yang selama ini ia derita. Korban merupakan warga  Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah menjelaskan, petugas Polsek Pakis mendapati laporan penemuan mayat sekitar pukul 19.00. Sedangkan kejadian penemuan mayat diketahui pukul 17.30 WIB.

Awal mula penemuan mayat berawal dari pengantaran nasi kotak pengajian kepada korban sore itu.

Salah satu saksi bernama Agus yang merupakan penjaga rumah tetangga korban pergi mengantar nasi kotak.

Sesampainya di lokasi, saksi bertemu Buena yang juga penjaga rumah tetangga lain.

"Kemudian saksi juga memanggil korban akan tetapi korban tidak menjawab. Setelah dilihat dikamarnya, pintu sudah kondisi terbuka sedikit. Saksi melihat korban kondisi tidur terlentang diatas kasur di lantai, dengan kondisi ada muntahan darah di mulutnya," ujar Ainun ketika dikonfirmasi, Jumat (19/7/2019).

Penasaran, para saksi memberanikan diri masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi.

Sesampainya ke dalam rumah, saksi mencoba memanggil korban, tetapi tiak juga ada respon.

"Korban tak juga bergerak. Setelah itu saksi menghubungi Satpam Araya kemudian di teruskan ke Polsek Pakis," beber Ainun.

Menurut Ainun, korban selama ini bekerja sebagai penjaga rumah di rumah milik Yudi warga setempat.

Berdasarkan informasi yang di dapat, korban memang sakit sudah lama.

Beberapa kali mengeluh sakit dan sempat muntah darah pada hari Rabu (17/7/2019). Korban sempat disarankan istirahat saja kalau sakit.

"Keluarga korban membuat surat pernyataan keberatan dan menolak untuk outopsi dan hanya bersedia pemeriksaan luar. Dalam tubuh korban, tidak ditemukan luka atau tanda tanda kekerasan," tegas Ainun.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved