Berita Pasuruan

Ayah Salman Ungkap Komunikasi sebelum Anaknya Latihan Terbang Pesawat Cessna, Beri Pesan Terakhir

Ayah Muhammad Salman Alfarisi mengaku sempat berkomunikasi dengan korban sebelum melakukan latihan terbang pesawat Cessna.

Ayah Salman Ungkap Komunikasi sebelum Anaknya Latihan Terbang Pesawat Cessna, Beri Pesan Terakhir
TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Ayah Muhammad Salman Alfarisi saat menemui pelayat di rumahnya, Selasa (23/7/2019). 

Ayah Muhammad Salman Alfarisi mengaku sempat berkomunikasi dengan korban sebelum melakukan latihan terbang pesawat Cessna 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Irianto, ayah Muhammad Salman Alfarisi, korban jatuhnya pesawat Cessna di Sungai Rambatan Cimanuk, Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, terlihat sangat terpukul.

Irianto tampak sangat terpukul mendengar kabar Salman ditemukan tewas setelah pesawat Cessna yang ditumpanginya, jatuh, Senin (22/7/2019) kemarin.

Setelah hilang sehari, mayat Salman ditemukan 100 meter dari rangka pesawat, Selasa (23/7/2019).

Anak Kadis Peternakan Pasuruan yang Hilang dalam Insiden Pesawat Cessna Jatuh Ditemukan Meninggal

Pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Pasuruan itu mengaku, terakhir kali berkomunikasi dengan Salman Senin siang.

Irianto mengungkap, Salman saat itu berpamitan akan latihan terbang melalui pesan singkat.

"Udah itu aja. Terus saya jawab ok dan hati-hati. Tidak ada firasat apa-apa, karena sudah biasa pamitan seperti itu," ucap Irianto.

"Saya pun tidak mengira kalau itu akan jadi chat dan obrolan terakhir kita," sambung dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Salman pernah belajar di SMA Negeri 1 Pasuruan.

Fakta-Fakta Pesawat Cessna Jatuh di Indramayu, Penuturan Saksi hingga Tewaskan Anak Kadis Peternakan

Setelah lulus, ia melanjutkan perdidikan di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya.

Ia juga bekerja sebagai tenaga teknik di Lion Air, sampai kemudian memutuskan belajar di AAA pada tahun 2019.

Salman melakukan penerbangan yang termasuk dalam latihan ini membawa pesawat Cessna 172 S registrasi PK-WUG.

Dalam terbang latihan tersebut, ada dua siswa atas nama Arthur Arfa (AA) sebagai pilot in command (PIC) dengan 115 jam terbang, dan Salman Alfarisi (SA) sebagai Safety Pilot Stage Training Mutual memiliki 105 jam terbang.

Usia pesawat itu adalah enam tahun dan dioperasikan AAA sejak 2013. (lih)

Putra Kepala Dinas Peternakan Pasuruan Jadi Korban Hilang Insiden Pesawat Cessna Jatuh di Indramayu

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved