Kecelakaan di Jalan Tol

Truk Muat Kentang Terguling di Tol Gempol-Pasuruan, Tumpahan Kentang Tutupi Jalan Bebas Hambatan

Truk Muat Kentang Terguling di Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Tumpahan Kentang Tutupi Jalan Bebas Hambatan.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/IST
Truk muatan kentang yang dikemudikan Sundoko (36) terguling di Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) KM 779.400, Minggu (4/8/2019). 

Truk Muat Kentang Terguling di Tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Tumpahan Kentang Tutupi Jalan Bebas Hambatan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebuah truk bermuatan kentang mengalami kecelakaan di jalan tol, setelah terguling di Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) KM 779.400/B, Minggu (4/8/2019).

Bodi truk yang kecelakaan di jalan tol tampak terguling ke sisi kanan, dan menutup keseluruhan badan jalan Tol Gempol-Pasuruan (Gempas).

Akibat kecelakaan di jalan tol tersebut, muatan ribuan butir kentang yang diwadahi karung berhamburan di jalan bebas hambatan tersebut.

Polisi melaporkan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tergulingnya truk bermuatan kentang terguling di Jalan Tol Gempol-Pasuruan (Gempas).

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo menuturkan, insiden kecelakaan tunggal itu bermula saat truk bernopol N-8553-YB itu melaju menggunakan jalur lambar dari arah Pasuruan menuju Surabaya.

Truk yang dikemudikan Sundoko (36) warga Probolinggo itu melaju dalam kecepatan 60 Km/Jam.

Dua Ban Isuzu Panther Touring Meletus Bersamaan di Tol Surabaya-Mojokerto, Dua Penumpangnya Celaka

Kendarai Toyota Avanza, Almar Tak Sadar Hantam Batas Beton Proyek Pipa Umbulan Tol Gempol-Pasuruan

Truk Tronton PT Varia Usaha Hantam Rumah Warga di Tuban, Pengemudi Tewas Mengenaskan

Khofifah & Istri Menteri Lomba Tujuh Belasan Lawan Iriana Jokowi di Istana Bogor, Inilah Pemenangnya

Saat tiba di KM 779.400/B, mendadak laju mobil oleng.

Lantaran terkejut dengan laju mobil yang tak stabil, sang sopir makin panik sehingga kehilangan kendali.

"Akibatnya kendaraan terguling di lajur lambat dan muatan tumpah di bahu jalan," katanya, Senin (5/8/2019).

Menurut Bambang Sukmo Wibowo, laju truk itu mendadak oleng, lantaran ban belakang sebelah kiri pecah.

"Kemungkinan tekanan ban yang tidak merata serta kondisi ban yang sudah tidak layak pakai," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved