Breaking News:

Berita Sumenep

2 Kapal Rumah Sakit Terapung Mulai Beroperasi Melayani Warga Kepulauan Sumenep, Bisa Operasi Caesar

Dua Kapal Rumah Sakit Terapung Mulai Beroperasi Layani Kesehatan Warga Kepulauan di Sumenep, Fasilitas Lengkap dan Bisa Untuk Operasi Caesar.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Kapal Rumah Sakit Terapung Gandha Nusantara di Pelabuhan Kalianget Kabupaten Sumenep, Madura, dalam peluncuran dua kapal rumah sakit terapung, Kamis (15/8/2019). 

Dikatakan Menteri Budi kapal memang secara teoritis memang efektif beroperasi pagi dan siang hari. Jika sore dan malam hari kurang efektif beralayar lantaran ombaknya besar.

Sehingga saat pagi hari dua kapal ini bisa digunakan untuk kapal penumpang dan malam bisa bersandar untuk melakukan penanganan operasi pasien.

Tenaga ahli di rumah sakit terapung ini disupport oleh Fakultas Kedokteran Univesitas Airlangga Surabaya.

Kapal ini akan beroperasi mengelilingi kawasan kepulauan Sumenep. Sebab salah satu tujuannya adalah untuk mewujudkan koneksitas antar pulau.

Bagi Kepulauan Sumenep yang memiliki 126 pulau dan 48 pulau yang berenghuni, tentunya dua unit kapal rumah sakit ini masih kurang.

Tapi, dikatakan Menteri Budi dua kapal ini akan menjadi prototipe untuk dilihat efektifitas manfaatnya.

"Kita sekarang juga sedang produksi kapal-kapal semacam ini. Dua kapal ini merupakan uji coba, jaraka antar pulaunya ini kita lihat. Kalau dalam bayangan kita konsepnya setiap hari sath pulau, dipastikan koneksitas itu jalan," kata Menteri Budi.

Hal senada juga disampaikan oleh Menkes Nila. Ia menyebut bahwa kolaborasi ini sangat baik untuk mengatasi kawasan kepulauan Sumenep yang belum pjnya rumah sakit. Tapi Kemenhub memililiki Kapal dan Kemenkes memiliki polindes dan juga puskesmas.

"Kapal ini akan keliling, siang tenaga medis bisa memeriksa pasiennya. Kalau masih dibutuhkan penanganan tindakan, peralatan di polindes atau puskesmas kan terbatas, maka kapal ini jadi solusinya. Kapal mendarat bisa digunakan untuk operasi atau tindakan pasien tadi, kalau kontrol bisa ke puskesmas lagi," kata Menkes.

Peralatan di kapal ini full disumbang oleh Kemenkes. Ia juga menjamin bahwa kapal ini bersih dan ada prinsip standar rumah sakit yang diterapkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved