Berita Pasuruan

Pria Pasuruan Merasa Difitnah Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Polisi: Penetapannya Punya Dasar

Tersangka pelaku pencabulan anak di bawah umur membantah tuduhan yang diberikan kepadanya.

Pria Pasuruan Merasa Difitnah Jadi Tersangka Pencabulan Anak, Polisi: Penetapannya Punya Dasar
TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Polisi saat merilis kasus pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Pasuruan, Kamis (22/8/2019) siang. 

Tersangka pelaku pencabulan anak di bawah umur membantah tuduhan yang diberikan kepadanya

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - MRS, warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, bersikukuh tidak mengaku sudah mencabuli seorang anak belia berinisial IN, anak tetangganya sendiri.

Padahal, pria berusia 53 tahun ini sudah ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan atas dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur.

"Saya tidak melakukan itu. Saya difitnah, saya tidak mencabuli dia (korban). Itu saya difitnah," kata MRS saat dirilis di Polres Pasuruan, Kamis (22/8/2019) siang.

Ditinggal ke Warung, Suami Mendadak Kunci Pintu Rumah, Sang Istri Kaget setelah Buka Paksa Pintunya

MRS mengaku tidak pernah menyetubuhi korban, apalagi sampai delapan kali sejak tahun 2015.

Kata dia, semuanya itu fitnah dan bohong besar, meski tidak mengelak jika mengenal korban.

"Saya kenal sama korban. Dia sering main di depan rumah saya," ucap dia.

"Karena di depan rumah saya ada pohon coklat. Ia sering bermain sama teman-temannya," tambah dia.

Dia juga mengakui bahwa korban sering dimintai tolong untuk mencuci piring di rumahnya.

2 TKI Asal Pamekasan Tewas di Malaysia, Korban Meninggal dengan Luka Parah di Kepala dan Tangannya

Tapi, yang menyuruh itu bukan dia, melainkan istrinya.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved