Berita Surabaya

Ditetapkan Tersangka Kasus Jasmas 2016, Anggota DPRD Surabaya dan Dua Koleganya Ajukan Praperadilan

Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Jasmas 2016, Anggota DPRD Surabaya dan Dua Koleganya Ajukan Praperadilan.

Ditetapkan Tersangka Kasus Jasmas 2016, Anggota DPRD Surabaya dan Dua Koleganya Ajukan Praperadilan
TRIBUNMADURA/NURAINI FAIQ
Anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Demokrat Ratih Retnowati (baju biru) saat rapat paripurna sumpah jabatan anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024, di Gedung DPRD Surabaya, Sabtu (24/8/2019). 

Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyelewengan Jasmas 2016, Anggota DPRD Surabaya dan Dua Koleganya Ajukan Praperadilan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tiga tersangka baru kasus dugaan penyelewengan dana Jasmas 2016, Ratih Retnowati, Dini Rijanti dan Syaiful Aidi mengajukan praperadilan atas ditetapkannya sebagai tersangka.

Dimana sidang pertama praperadilan tersebut akan dilangsungkan pada 13 September 2019 nanti. 

Yusuf Eko Nahuddin, Kuasa Hukum Ratih Retnowati, Dini Rijanti dan Syaiful Aidi, menyatakan, permohonan praperadilan diajukan karena penyidik Kejari Tanjung Perak Surabaya telah menetapkan mereka sebagai tersangka tanpa melalui prosedur hukum yang benar.

Namun, Yusuf enggan menjelaskan lebih detail mengenai permohonannya.

"Prinsipnya kami melihat ada prosedur hukum yang tidak dijalankan penyidik. Untuk detailnya monggo nanti di persidangan," ujarnya, Jumat, (30/8/2019). 

Kejari Tanjung Perak Akhirnya Tetapkan Tiga Anggota DPRD Kota Surabaya Tersangka Kasus Jasmas 2016

Dilantik Menjadi DPRD Surabaya Berstatus Tersangka, Politisi Demokrat Ratih Langsung Menghilang

Binti Rochmah Ditahan, Kejari Tanjung Perak Akan Cekal 3 Anggota DPRD Surabaya (Ratih, Saiful, Dini)

Dana Jasmas Antar Darmawan Wakil Ketua DPRD Surabaya ke Penjara, Begini Peran Politisi Gerindra ini

Melalui praperadilan ini mereka memohon kepada majelis hakim agar penyidikan sampai penetapan tersangka oleh penyidik terhadap ketiga pemohon dinyatakan tidak sah.

Dengan demikian, dia berharap status tersangka dugaan korupsi terhadap ketiganya dicabut.

Mengenai tiga kliennya yang selalu mangkir dari panggilan penyidik, dia menyatakan bahwa mereka selama ini kooperatif.

Mereka selalu mengikuti prosedur hukum yang dijalankan penyidik. 

"Praperadilan ini kan bagian dari prosedur hukum yang dilalui klien kami. Pada prinsipnya kami menghormati hukum yang berlaku," tegasnya.

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved