Berita Sampang

Nasib 441 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Sampang Tidak Jelas, Ini Penyebabnya

Nasib 441 Orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemkab Sampang Tidak Jelas, Ini Penyebabnya.

Nasib 441 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Sampang Tidak Jelas, Ini Penyebabnya
TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA
Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, di Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Sabtu (31/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Nasib 441 Pegawai Pemkab Sampang dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang lulus passing grade saat ini belum ada kejelasan.

Hal itu di sebabkan kondisi keuangan di Kabupaten Sampang yang berada di Pulau Madura ini masih minim.

"Saat ini nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) belum jelas karena kondisi keuangan daerah belum siap untuk membayar para P3K," kata Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat, Sabtu (31/8/2019).

Menurut Arif Lukman Hidayat, kondisi tersebut tidak hanya di alami oleh Sampang saja, melainkan daerah lain juga mengalami hal yang serupa.

Mengetahui hal itu, pihaknya mengaku terus melakukan koordinasi dengan Kementrian Pendayagunaan dan Aparatur Sipil Negara (Kemenpan).

"Jadi kepastian nasib P3K masih menunggu tidak lanjut dari pusat," tegas Arif Lukman Hidayat.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved