Berita Surabaya

Driver Online Layangkan Uji Materiil Permen No 118 Tahun 2018 ke MA, Keberatan Biaya Pengurusan ASK

Perhimpunan Driver Online Indonesia Jawa Timur akan melayangkan uji materiil Permen No 118 tahun 2018 ke Mahkamah Agung.

Driver Online Layangkan Uji Materiil Permen No 118 Tahun 2018 ke MA, Keberatan Biaya Pengurusan ASK
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Para Ojek Online Berkumpul Di Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (3/5/2019). 

Perhimpunan Driver Online Indonesia Jawa Timur akan melayangkan uji materiil Permen No 118 tahun 2018 ke Mahkamah Agung

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur akan melayangkan uji materiil Permen No 118 tahun 2018 ke Mahkamah Agung.

Kuasa Hukum PDOI, M Sholeh mengungkapkan, ada beberapa alasan mendasar mengapa PDOI menyiapkan gugatan untuk PM no 118 tahun 2018 tentang Angkutan Sewa Khusus (ASK).

M Sholeh menjelaskan, yang pertama yakni mekanisme pengurusan izin ASK yang dinilai tidak efektif.

Sempat Berubah, Jadwal Pilkades Serentak Sampang Madura Telah Ditentukan, Ada 38 Desa yang Mengikuti

Mak Susi Tiba di Gedung Polda Jatim, Mengaku Tak Tahu Pasal Hukum yang akan Disangkakan Kepadanya

Ia menyebut, pengurusan izin ASK tidak efektif karena setiap driver harus mengurus ASK satu per satu.

"Karena teman-teman driver itu sudah menjadi satu dengan aplikator dan sudah mempunyai izin," ucap M Sholeh, Senin (2/9/2019).

"Harusnya, tinggal dikoneksikan saja data antara aplikator dengan Dinas Perhubungan tidak perlu izin sendiri-sendiri," sambung dia.

Selain itu, M Sholeh menjelaskan, para driver online juga mengaku keberatan dengan biaya pengurusan ASK yang dinilai terlalu mahal, yaitu lebih kurang Rp 350 ribu.

SMPN 1 Pademawu Pamekasan Gelar Pawai Sambut Tahun Baru Islam, Siswa hingga Guru Turut Partisipasi

"Itu menjadi salah satu poin mengapa driver online protes," ungkap dia.

"Kalau kita mengurus sendiri sekitar Rp 350 ribu, tapi kalau menggunakan makelar bisa sampai Rp 700 ribu," lanjut Sholeh

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih dalam tahap diskusi.

Mereka juga mengaku sedang mempelajari apa saja yang harus disiapkan dalam uji materiil nanti.

"Rencananya akhir bulan ini insya Allah sudah kita layangkan gugatannya," pungkasnya.

Asisten Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikan, Leher dan Punggung Korban Alami Luka Parah

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved