Berita Pamekasan
Kasus Pembunuhan Rasidi di Pamekasan, Sudah 40 Hari, Satu Pelaku Masih Buron, Sang Istri Curhat
Rasidi merupakan warga Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan yang menjadi korban penusukan oleh Ruslan (28)
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Kasus Pembunuhan Rasidi di Pamekasan, Sudah 40 Hari, Satu Pelaku Masih Buron, Sang Istri Curhat
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Genap sudah 40 hari, Anastasha (22) ditinggal suami tercintanya, Rasidi (40).
Rasidi merupakan warga Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan yang menjadi korban penusukan oleh Ruslan (28), warga Desa Bujur tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Kamis (11/7/2019) lalu.
Rasidi dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu (24/7/2019) lalu.
Kendati demikian, hari ini di rumah Anastasha yang beralamat di Desa Batu Baik Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang sedang dilangsungkan pengajian untuk memperingati 40 Hari meninggalnya Rasidi, suami tercintanya.
• Ibu Bandung Bunuh Bayinya Usia 3 Bulan Menggunakan Pisau Dapur, Polisi Menduga Sindrom Penyebabnya
• Kejaksaan Negeri Surabaya Bakal Sita Barang & Uang Milik 3 Tersangka Kasus Dugaan Kredit Fiktif BRI
• Hantam Pantat Truk dari Arah Belakang, Mobil Avanza di Tol Sidoarjo Ringsek hingga Tak Berbentuk
Anastasha terlihat masih sangat terpukul atas meninggalnya suami tercintanya tersebut.
Apalagi Anastasha saat ini sedang hamil 7 bulan.
Selain itu, Anastasha juga harus mengurus tiga anaknya yakni Faqih (7), Reva (2) dan Leo (1) yang masih terbilang anak-anak.
Anastasha mengaku kecewa kepada pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut, dalam hal ini Polsek Tamberu dan Polres Pamekasan.
Kekecawaan Anastasha atas dasar dugaan adanya satu pelaku lagi, selain Ruslan, yang masih belum ditangkap hingga saat ini.
Padahal pihaknya sudah menghadirkan beberapa saksi untuk memberikan keterangan kepada penyidik terkait adanya dua pelaku penusukan tersebut.
"Sebetulnya saya sangat kecewa dengan pihak kepolisian, hingga 40 hari kematian suami saya belum menangkap satu lagi pelaku pembacokan.
Kasusnya masih begini-begini saja tak ada perkembangan. Saya sangat kecewa," kata Anastasha kepada TribunMadura.com, Senin (2/9/3019).
• Merantau Bertahun-Tahun, Wanita ini Kaget Saat Lihat Sosok Ayahnya yang Berubah, Berbuah Penyesalan
• Awalnya Iseng Pajang Foto di Twitter untuk Cari Jodoh, Tapi Setelah Viral Hal Mengerikan ini Terjadi
• Dua Pemain Liverpool Mohamed Salah dan Sadio Mane Cekcok, Juergen Klopp Berikan Nasihatnya
Sembari menangis, Anastasha mengatakan, ia sangat kasihan kepada anak-anaknya yang selalu menggumamkan rindu ayahnya.