Breaking News:

Berita Malang

Polisi Dalami Kasus Dugaan Pencabulan Guru Ngaji kepada Muridnya, Baru Satu Korban yang Melapor

Seorang gadis berusia 15 tahun di Kota Malang mengaku telah dicabuli guru ngajinya sendiri.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
mumbailive.com
Ilustrasi - Polisi Dalami Kasus Dugaan Pencabulan Guru Ngaji kepada Muridnya, Baru Satu Korban yang Melapor 

Seorang gadis berusia 15 tahun di Kota Malang mengaku telah dicabuli guru ngajinya sendiri

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Polres Malang Kota terus menyelidiki dugaan pencabulan yang menjerat seorang guru ngaji.

Seorang guru ngaji bernisial M, warga Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, diduga melakukan pencabulan kepada muridnya sendiri.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengatakan, sementara, baru satu korban yang melapor kasus dugaan pencabulan itu.

Guru Ngaji di Kota Malang Cabuli Muridnya Sendiri, Akui Pencabulan Dilakukan di Lingkungan Masjid

Guru Ngaji di Kota Malang Diduga Cabuli Muridnya Sendiri, Sempat akan Dihajar Masyarakat Setempat

"Kami dalami, apa masih ada korban lain atau tidak. Sejauh ini yang melapor masih satu orang," ujar AKBP Dony Alexander, Selasa (10/9/2019).

AKBP Dony Alexander mengungkapkan, dari keterangan M, perbuatan cabul dilakukan sebanyak tiga kali.

Menurut AKBP Dony Alexander, semua aksi cabul M dilakukan di lingkungan masjid.

Modusnya, M memanfaatkan kesempatan ketika korban sedang curhat mengenai masalah pribadi.

"Tapi ada juga keterangan yang mengatakan korban dirayu. Nah ini masih kami dalami," ujarnya.

Jelang Pilkades Serentak 2019, Dandim 0826 Pamekasan Ingatkan Pasukannya Jaga Netralitas TNI

Ia menambahkan, korban sendiri berumur 15 tahun dan merupakan tetangga M.

Bahkan, kata AKBP Dony Alexander, bapak korban adalah teman M.

"Bapak korban ini teman pelaku," jelas AKBP Dony Alexander.

 AKBP Dony Alexander mengatakan, M sudah ditahan oleh polisi sejak ditangkap pada Jumat (8/9/2019) lalu.

Sementara korban, dalam pendampingan Unit PPA Polres Malang Kota.

"Kami masih visum untuk melakukan pengecekan. Selain itu juga koordinasi dengan PPA," tutupnya.

Cerita Wisudawan Terbaik Universitas Airlangga, Pernah Jadi Pengamen untuk Biaya Hidup dan Sekolah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved