Berita Surabaya
Membersihkan Mesin Daur Ulang, Karyawan ini Malah Tergilas Mesin dan Tewas, Teriakannya Jadi Tanda
Karyawan sebuah pabrik meregang nyawa setelah tubuhnya tergilas mesin daur ulang. Korban sempat berteriak, dan temannya berusaha mematikan mesin
Penulis: Willy Abraham | Editor: Aqwamit Torik
Membersihkan Mesin Daur Ulang, Karyawan ini Malah Tergilas Mesin dan Tewas, Teriakannya Jadi Tanda
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Karyawan sebuah pabrik meregang nyawa setelah tubuhnya tergilas mesin daur ulang.
Korban sempat berteriak, dan temannya langsung berusaha mematikan mesin.
Namun nahas, tubuh Mohammad Mahrus tergilas mesin dan meninggal seketika.
Saat itu, korban sedang membersihkan mesin daur ulang tersebut.
Sabtu (14/9/2019) pukul 15.00 wib menjadi hari terakhir Abiyanto dan Mat Dahri melihat Mohammad Mahrus bekerja.
Mereka tidak bisa berbuat apa-apa saat Mahrus tergilas mesin plastik daur ulang yang sedang dibersihkan korban.
• Sandiaga Uno Nilai Revisi UU Melemahkan KPK, Sandi Ingin Presiden Mendengarkan Masukan Masyarakat
• Diejek Suporter PSG Karena Ingin Pindah ke Barca, Neymar Bungkam Ejekan Lewat Gol Salto Kemenangan
• Pendaftaran Bakal Calon di Pilwali Surabaya 2020 dari PDIP Ditutup, Berikut Deretan 8 Nama Calonnya
Mesin daur ulang plastik itu menggilas tubuh pria asal Dusun Pacangan Dejeh, Desa Pacangan, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan.
Nyawa pemuda berusia 28 tahun itu tidak tertolong lagi saat mesin menarik seluruh badannya.
Salah satu saksi, Abiyanto warga Jalan Bulak Banteng Timur Gang I No12 mengatakan bahwa saat itu, dia bersama rekannya Mat Dahri Jalan Tenggumung Garuda II mendengar teriakan dari korban.
"Saya dengar teriakan Mahrus Yaa Allah.. Yaa Allah.. langsung saya dekati di mesin," ujarnya sambil terbata-bata.
Perasaannya semakin tak karuan, saat usahanya mematikan mesin berujung sia-sia.
Tubuh Mahrus berada di dalam mesin yang menggilasnya.
Ternyata, sore itu menjadi suara terakhir Mahrus yang didengarnya.
Mahrus meninggal di dalam mesin itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/polisi-saat-melakukan-olah-tkp-di-pabrik-ud-sari-jaya-plastik-surabaya.jpg)