Berita Magetan

Usai Membakar Rumpun Bambu, Kakek Guru Malah Dikelilingi Api dan Membakarnya Hingga Tewas

Menurut Sutoso, saat berusaha memadamkan api bambrongan itu, rupanya Jino, yang dilingkungannya dipanggil Kakek Guru, terjebak diantara api

Usai Membakar Rumpun Bambu, Kakek Guru Malah Dikelilingi Api dan Membakarnya Hingga Tewas
TRIBUNMADURA/IST
Ilustrasi kebakaran 

Usai Membakar Rumpun Bambu, Kakek Guru Malah Dikelilingi Api dan Membakarnya Hingga Tewas

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Kakek Jino (80) pensiunan guru warga RT02/RW03, Desa Tulung Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia dengan sekujur tubuhnya hangus akibat terbakar saat hendak memadamkan api yang membakar rumpun bambu didekat tempat tinggalnya.

"Sekitar pukul 10.30, Bapak Jino berusaha memadamkan api yang membakar bambrongan (rumpun bambu),"kata Suroso (70), menantu korban yang tinggal di lingkungan yang sama di RT02/RW03, Desa Tulung, Kawedanan, Magetan kepada Surya ( TribunMadura.com network ), Jumat (11/10).

Menurut Sutoso, saat berusaha memadamkan api bambrongan itu, rupanya Jino, yang dilingkungannya dipanggil Kakek Guru, terjebak diantara api yang sudah membesar dan mengelilinginya.

"Sayup sayup saya dengar teriak Bapak, tapi kami tidak bisa berbuat banyak.

Api sudah membesar dan sulit melihat korban ada dimana,"kata Suroso dibenarkan Marijan Buntoro (83) saksi mata lain yang juga tinggal dilingkungan sama.

Baru Saja Pakai Seragam, Saat Ijin Beli Jajan di Belakang Rumah, Bocah TK ini Hilang Diculik

Usai Digugat Anak Kandungnya Sebesar Rp 1,8 M, Nenek Amih Kini Dipolisikan Menantu Karena Nama Baik

Kejutan Spoiler Serial Komik One Piece Chapter 959, Shanks dan Kakek Garp akan Datang Bantu Luffy?

Tatkala api mereda, lanjut Suroso dan Marijan Buntoro, korban terlihat sudah tergeletak ditanah dengan sekujur tubuhnya hangus dan sudah dalam kondisi tidak bergerak, diduga sudah meninggal.

"Kami kebingungan untuk bisa menolong korban, tapi api sudah membumbung tinggi.

Ketika api terlihat sudah mengecil dan asap sudah tidak pekat lagi, kami berdua melihat bapak tergeletak ditanah dengan tubuh hangus,"ujar Suroso.

Melihat kondisi ini, tambah Suroso, keduanya kemudian berteriak teriak minta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban dari dalam bambrongan (rerumpunan bambu) ke rumah duka.

"Kami evakuasi korban dengan bantuan warga, babinsa dan perangkat desa setempat.

Sehingga proses evakuasi korban berjalan lancar dan cepat," kata Suroso.

Selama.evakuasi korban dari lokasi kejadian hingga ke rumah duka berjalan dengan lancar.

Karena selain warga masyarakat desa, juga perangkat desa dan babinsa setempat itu berjalan sangat cepat.(tyo).

Ribuan Sertifikat Tanah di Trenggalek Disekolahkan Warga, Nilainya Tembus Lebih Rp 264 Miliar

Baru Selesai Mandi, Suami Terkejut Lihat Ulah Sang Istri di Dapur, Kain dan Sandal Jadi Saksi Bisu

Mau Shooping ke Mall Surabaya Bawa Anak Istri, Suzuki Ignis Warga Sidoarjo Nyungsep ke Parit & Karam

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved