Berita Pamekasan

ANEH, Usaha Karaoke di Pamekasan Sudah Ditutup Bupati Baddrut, 6 Tempat Karaoke ini Masih Terus Buka

ANEH, Usaha Karaoke di Pamekasan Sudah Ditutup Bupati Baddrut Tamam per 1 Januari 2019, Tapi 6 Tempat Karaoke ini Masih Terus Buka.

TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Para pengelola usaha karaoke saat dipanggil Satpol PP Pamekasan, Selasa (15/10/2019). 

ANEH, Usaha Karaoke di Pamekasan Sudah Ditutup Bupati Baddrut Tamam per 1 Januari 2019, Tapi 6 Tempat Karaoke ini Masih Terus Buka

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Satpol PP Pamekasan, Madura, Jawa Timur memanggil enam pengusaha atau pengelola karaoke ke Kantor Satpol PP di Jalan Pamong Praja, Pamekasan, Selasa (15/10/2019).

Enam pengusaha karaoke itu diantaranya berasal dari Putri, Kampung Kita, King Wan's, Wiraraja, PJS dan Dapur Desa.

Dalam pertemuan itu, mereka membahas perihal izin usaha dan mendengarkan penyampaian Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan yang disampaikan oleh pihak Satpol PP.

Plt Kepala Satpol PP Pamekasan, Kusairi mengatakan, pihaknya memanggil enam pengelola usaha karaoke itu dalam rangka meminta untuk menunjukkan izin usaha yang mereka dirikan.

Namun saat pihaknya meminta izin usaha tersebut, dari ke enam pengelola usaha karaoke beralasan masih ada sebagian yang belum mengantongi izin sesuai dengan prosedur dan aturan Perda.

"Ternyata setelah kami menjelaskan terkait prosedur izin usaha yang benar, para pengelola itu seolah-olah tidak mengerti," katanya.

Kendati demikian, Kusairi mengaku pihaknya selaku penegak Perda meminta kepada para pengelola dan pemilik usaha karaoke itu untuk menutup usahanya karena tidak mengantongi izin sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, pihaknya berjanji akan melakukan penutupan terhadap enam pengelola usaha karaoke tersebut.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved