Berita Batu

5 Fakta Lengkap Pria Dibunuh & Dibuang ke Sungai Watu Ondo, Penyebab Kematian hingga Hari Penculikan

Lima fakta penemuan mayat korban pembunuhan di Sungai Watu Ondo Kota Batu, diculik pada hari pertama latihan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
daily-sun
ilustrasi - 5 Fakta Lengkap Pria Dibunuh & Dibuang ke Sungai Watu Ondo, Penyebab Kematian hingga Hari Penculikan 

Lima fakta penemuan mayat korban pembunuhan di Sungai Watu Ondo Kota Batu, diculik pada hari pertama latihan

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Pria yang meninggal di Sungai Watu Ondo, dekat Jembatan Cangar, diketahui merupakan Bangkit Maknutu Dunirat (32).

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menyebut, Bangkit diduga menjadi korban pemubunuhan.

AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan, hasil dari autopsi jenazah Bangkit, ditemukan adanya luka-luka di bagian kepala.

Epic, Spoiler Serial Komik One Piece Chapter 959, Kakek Luffy Turun Tangan dan Pesta di Onigashima

BREAKINGNEWS - Dikawal Tentara, Kejari Bangkalan Tangkap Notaris Terkenal Irwan Yudhianto

Rektor Unair Ungkap Dampak Pelantikan Presiden dan Wapres Tak Berjalan Baik, Pengaruh di Mata Dunia

Menurut dia, jenazah Bangkit diautopsi di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu, Kamis (17/10/2019) pukul 01.00 WIB hingga 02.00 WIB.

“Dugaan awal, berdasarkan hasil autopsi, ada indikasi kekerasan fisik," kata AKBP Harviadhi Agung Prathama, Kamis (17/10/2019).

"Kemungkinan memang seperti itu (pembunuhan, red). Selebihnya hasil dari penyelidikan akan dijelaskan Polrestabes Surabaya termasuk motifnya,” sambung dia.

Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan seorang pria di Surabaya:

1. Keadaan jenazah dan penyebab kematian

AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan, terdapat luka robek di bagian dahi atas sebelah kiri saat korban ditemukan.

Tak hanya itu, kedua mata korban terlihat lebam dan kondisi tangan yang terikat di depan.

Kata AKBP Harviadhi Agung Prathama, jenazah ditemukan dengan posisinya telungkup dan terdapat pendarahan di selaput otak.

TERUNGKAP, Pria Dibunuh usai Diculik di Surabaya Ternyata Warga Sumenep & Kerja di Dealer Mobil ini

BREAKING NEWS - Diculik di Jalan A Yani Surabaya, Pria ini Dibunuh Lalu Dibuang di Sungai Kota Batu

Dugaan sementara pendarahan di selaput otak itulah yang menyebabkan korban meninggal.

“Jadi apda Rabu 16 Oktober kemarin, anggota Polsek Bumiaji mendapat laporan dari perangkat Desa Sumberberantas yang menyampaikan ada temuan jenazah di Sungai Watu Ondo, dekat perbatasan Batu-Mojokerto,” terang Harvi.

Kapolres Batu, AKBP Harviadi Agung Prathama didampingi Kasat Reskrim AKP Hendro Triwahyono sesaat setelah memberikan keterangan pers terkait temuan mayat di Cangar, Kota Batu, Kamis (17/10/2019).
Kapolres Batu, AKBP Harviadi Agung Prathama didampingi Kasat Reskrim AKP Hendro Triwahyono sesaat setelah memberikan keterangan pers terkait temuan mayat di Cangar, Kota Batu, Kamis (17/10/2019). (TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO)

2. Identitas korban dan keluarganya

Setelah adanya temuan itu, AKBP Harviadhi Agung Prathama mengimbau kepada masyarakat agar melapor ke polisi jika ada keluarganya yang hilang.

Kemudian diketahuilah adanya laporan kehilangan yang masuk ke Polrestabes Surabaya.

“Hasil koordinasi dengan Polrestabes Surabaya, ada laporan kehilangan orang pada tanggal 15 Oktober, sehari sebelum penemuan jenazah," ungkap AKBP Harviadhi Agung Prathama.

"Kami turunkan tim ke Polrestabes dan bertemu dengan pihak keluarga korban, yakni ibu mertua dan istri yang mengandung tujuh bulan,” imbuhnya.

Pelaku Ancaman Pembunuhan Bupati Sumenep Datang dan Minta Maaf Langsung ke Abuya Busyro Karim

Autopsi Sulli Rampung, Mantan Member f(x) Disebut Tak Cantumkan Komentar Jahat Alasan Bunuh Diri

Petugas Polres Batu yang berkomunikasi dengan pelapor mendapatkan informasi berdasarkan ciri fisik memang identifikasi jenazah mirip dengan laporan kehilangan.

Kemudian pelapor diajak ke RS Bhayangkara Hasta Brata untuk mencocokan temuan.

“Selanjutnya diketahui kalau korban adalah suami pelapor. Berdasarkan pemeriksaan sidik jari juga cocok,” imbuh AKBP Harviadhi Agung Prathama.

3. Pekerjaan korban semasa hidup

AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan, laporan memang masuk ke Polrestabes Surabaya karena saat itu Bangkit sedang mengikuti training sales di Kantor Pusat UMC Suzuki A Yani Kota Surabaya.

Bangkit merupakan karyawan dari UMC Suzuki Cabang Batu yang kantornya terletak di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

“Korban bekerja di UMC Suzuki Cabang Batu. Saat kami temukan, tidak ada identitas sama sekali yang melekat pada jenazah," ungkap AKBP Harviadhi Agung Prathama.

Seorang Suami Bunuh Istri dengan Tangannya Sendiri, Lalu Nekat Bawa Mayatnya ke Kantor Polisi

Misteri Sopir Pribadi Tewas setelah Pamit Buang Air Besar ke Majikan, Ada Celana di Samping Mayat

"Saat ini Polrestabes Surabaya tengah melakukan upaya penyelidikan untuk menemukan pelaku. Kami di sini di Kota Batu hanya menyampaikan temuan korban dan identitasnya,” tambahnya.

4. Istri korban hamil 7 bulan

Di tempat terpisah, Admin UMC Suzuki Cabang Batu, Radityo menceritakan bahwa Bangkit baru bekerja sejak September 2019.

Bangkit mengikuti training sales di Surabaya yang dijadwalkan selama tiga hari, yakni 14 hingga 16 Oktober 2019.

Tyo juga cerita kalau Bangkit sempat mengadakan selamat pitonan anaknya pada Jumat 11 Oktober 2019.

Tyo mengatakan kalau istrinya tengah hamil anak pertama dan usia kehamilannya menginjak tujuh bulan.

“Ada training seles untuk pendidikan sales baru. Programnya mulai Senin kemarin sampai Rabu,” ungkap Tyo saat dikonfirmasi.

5 Pria Madura Divonis Hukuman Mati, Terbukti Bunuh & Perkosa Remaja Lalu Buang Mayatnya di Bibir Goa

Tahanan Lapas Klas I Malang Serangan Jantung, Tewas sebelum Surat Penangguhan Penahanannya Keluar

5. Hilang sejak hari pertama pelatihan

Sejauh yang diketahui Tyo, Bangkit sudah hilang sejak Senin atau hari pertama pelatihan.

Kata Tyo, ada yang menculik Bangkit di depan UMC Suzuki A Yani Surabaya.

“Jadi informasinya kejadian hilangnya Senin. Saat itu training selesai siang menjelang. Selasa kita dengar mas Bangkit tidak ada kabar. Kami kontak tidak kabar,” ujar Tyo.

Nomornya sempat bisa dihubungi, namun Bangkit tidak mengangkat telefon.

Setelah itu, tidak ada yang bisa menghubungi Bangkit sama sekali. Bangkit akhirnya tidak mengikuti pelatihan di hari kedua.

“Pada Selasa malam, Kepala Pimpinan Cabang dan kelaurga melapor ke Polrestabes Surabaya," ucapnya.

Dump Truk di Mojokerto Hantam Sebuah Pohon, Satu Orang Tewas Terjepit Bodi Kendaraan

Dua Pengendara Motor di Madiun Tewas Terbakar, Kondisi Korban dan Kendaraannya Sulit Dikenali

"Kami tidak tahu motifnya apa. Ini kami juga menunggu keterangan resmi dari kepolisian,” ujar Tyo.

Tyo mendengar informasi yang beredar kalau pelaku adalah pasangan suami istri yang menyewa sejumlah preman.

Ia juga bercerita adanya tangkapan video ketika Bangkit diculik di Surabaya.

Selama sebulan bekerja di UMC Suzuki Cabang Batu, menurut Tyo, kinerja Bangkit baik-baik saja.

Tidak ada persolan selama Bangkit bekerja. Bangkit juga tidak pernah cerita apapun kepada Tyo.

“Semuanya berjalan wajar-wajar saja,” terangnya. (Benni Indo)

Mantan Member f(x) Sulli Dilaporkan Tewas di Apartemennya, Agensi SM Entertainment Beri Tanggapan

Kronologi Penemuan Mantan Member f(x) yang Tewas Bunuh Diri, Berawal dari Kecurigaan Manajer Sulli

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved