Berita Sampang

Kapal Warga Pulau Mandangin Tenggelam di Perairan Sreseh saat Cari Ikan, Diduga Korban Tabrak Lari

Sebuah kapal milik warga Pulau Mandangin tenggelam di perairan Kecamatan Sreseh setelah ditabrak kapal lain.

TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA
ilustrasi - Kapal Warga Pulau Mandangin Tenggelam di Perairan Sreseh saat Cari Ikan, Diduga Korban Tabrak Lari 

Sebuah kapal milik warga Pulau Mandangin tenggelam di perairan Kecamatan Sreseh setelah ditabrak kapal lain

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kapal milik warga Pulau Mandangin tenggelam di perairan Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Selasa (22/10/2019) dini hari.

Kapal itu tenggelam di perairan Kecamatan Sreseh diduga akibat diseruduk kapal lain saat digunakan untuk menjaring ikan.

Seorang Anak Buah Kapal (ABK), Imron mengatakan, kejadian itu terjadi saat dirinya beserta kelima temannya menjaring ikan, sekitar pukul 03.00 WIB.

Sejumlah Warga Mundur dari PKH, Diduga Malu Rumahnya Diberi Label Keluarga Miskin Penerima Bantuan

Suhu Panas Melanda Indonesia Sentuh Angka 38 C, Diprediksi Akan Terjadi Hingga Satu Minggu Ke Depan

Pemilik Tempat Karaoke di Surabaya Ditangkap, Diduga Gunakan Lagu Artis Tanpa Izin dan Bayar Royalti

"Kami sedang menjaring ikan dan tiba-tiba dari arah timur terdapat kapal besar menabrak kapal kami," ujarnya kepada TribunMadura.com.

Ia menjelaskan, dirinya dan ABK lain sedang menunggu ikan buruannya terperangkap di jaring saat itu.

Namun, tiba-tiba, kata Imron, ada sebuah kapal yang datang dan menyeruduk kapalnya.

Kapal yang ditumpangi Imron karam, sehingga para awak kapal melompat ke laut sebelum benar-benar tenggelam.

"Untungnya kami semua bisa berenang, sehingga saat berada di laut kami berenang dan berpegangan ke puing-puing kapal," kata Imron.

Sat berenang, ia mengaku melihat kapal yang menabrak kapalnya tersebut, terus berlayar ke arah barat.

"Kapal itu terus berlayar tanpa memikirkan kami," ucap dia.

Kasat Polair Polres Sampang AKP Irma Sumiati Jadi Wanita Pertama Indonesia yang Jabat Kasat Polair

Jadi Polwan yang Menjabat Kasatpolair, AKP Irma Sumiati Mengaku Bangga, Kisahkan Pengalamannya

Dua orang ABK sedang didampingi H Muis (pakai topi) selaku ketua kelompok nelayan Dusun Barat Pulau Mandangin Kabupaten Sampang, Selasa (22/10/2019).
Dua orang ABK sedang didampingi H Muis (pakai topi) selaku ketua kelompok nelayan Dusun Barat Pulau Mandangin Kabupaten Sampang, Selasa (22/10/2019). (ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)

Imron menambahkan, saat matahari mulai terbit, ia ditemukan oleh nelayan sekitar yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Mereka pun meminta pertolongan ke Pulau Mandangin.

"Mereka mengantarkan dua teman saya ke Pulau Mandangin untuk mencari pertolongan," ungkap dia.

"Sedangkan kami masih di tengah laut berpegangan ke perahu," jelas Imron.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Sampang, AKP Irma Sumiati menyampaikan, kejadian tersebut merupakan tabrak lari.

"Untuk ciri-ciri kapal berwarna abu-abu. Namun, tidak ada saksi yang tahu tentang nama kapal yang menabrak tersebut," jelas AKP Irma Sumiati.

"Sehingga kami saat ini masih melakukan penyelidikan lebih dalam," imbuh dia.

Zainudin Amali Dinilai Cocok Jadi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Begini Rekam Jejaknya di Madura

Sosok Zainudin Amali, Kader Golkar yang Masuk Nama Orang-Orang Berbaju Putih sebagai Calon Menteri

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved