Berita Ngawi

Bersamaan Adzan Subuh, Nasib Pilu Bayi di Ngawi yang Bikin Geger Warga ini Akhirnya Berubah Total

Bersamaan Adzan Subuh, Nasib Pilu Bayi di Ngawi yang Bikin Geger Warga ini Akhirnya Berubah Total

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Mujib Anwar
Tribunmadura/Dony Prasetyo
Bayi yang dibuang orang tuanya dirawat di Puskesmas Walikukun, Ngawi, Sabtu (2/11/2019). 

Bersamaan Adzan Subuh, Nasib Pilu  Bayi di Ngawi yang Bikin Geger Warga ini Akhirnya Berubah Total

TRIBUNMADURA.COM, NGAWI - Bayi yang baru dilahirkan tergeletak diteras rumah Moh Hafis (47) warga Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi bersamaan dengan berkumandangnya adzan salat  Subuh, Sabtu (2/11/2019).

Bayi berjenis kelamin laki laki itu diketahui pertama kali oleh Titis Kurniati yang mendengar tangis bayi datang dari teras rumah Moh Hafis, tetangganya.

Saat didatangi Titis, bayi masih merah itu berada dalam kelambu dengan alas kasur bayi berikut tas berisi seperangkat pakaiam, selimut, botol dan susu.

"Sayup sayup saya mendengar tangis bayi, saya berusaha mencari sumber suara itu.

Ternyata suara bayi itu diteras rumah Pak Moh Hafis, benar ada bayi berada didalam kelambu dan tergeletak diatas kasur bayi,"ujar Titis.

Bersamaan Adzan Subuh, Nasib Pilu Bayi di Ngawi yang Bikin Geger Warga ini Akhirnya Berubah Total

Usai Jenguk Bos yang Sakit, Pria ini Diam-Diam Masuk Kamar Pasien Lain, Hal Tak Terduga Dilakukannya

Lagi Asyik Pesta di Kamar Kos, Sales Promotion Girl (SPG) Cantik di Surabaya ini Ditangkap Polisi

Didalam kelambu itu, tambah Titis, terdapat tas berisi perlengkapan bayi diantaranya pakaian, selimut, botol dot dan susu formula.

"Melihat bayi yang saya temukan itu saya langsung memberitahu pemilik rumah yang terasnya saya temukan bayi itu.

Bersamaan dengan itu, waega langsung berdatangan mengerumuni bayi itu," kata Titis.

Dikatakan Titis, melihat bayi merah diteras rumah tetangganya itu serasa mimpi.

Setelah saya dengar dengan seksama, tangis bayi itu semakin terdengar jelas.

"Ternyata bukan mimpi, ternyata ada bayi beneran yang digeletakkan diteras rumah Pak Moh Hafis.

Bayi itu kemudian saya serahkan Pak Moh Hafis,"katanya.

Sebelum ditemukan bayi itu, warga setempat mencurigai sebuah mobil warna gelap, berhenti dipinggir jalan Raya, persisnya dipertigaan masuk jalan setapak menuju Desa Gendingan.

Awalnya warga mengira mobil yang dicurigai itu kendaraan kawanan pelaku pencurian mesin pompa air disawah.

Air Bengawan Solo Mengering, Warga Tuban Nyeberang ke Bojonegoro Tak Perlu Lagi Perahu Tambang

Flu dan Bersin di Pinggir Jalan Raya, Pemuda Blitar ini Ditangkap Polisi dan Dijebloskan Penjara

Liverpool Doyan Bikin PHP Lawan, Selalu Bikin Comeback Kemenangan Usai Kalah dari Musuhnya

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved