Breaking News:

Teror Bom Medan

Gubernur Jatim Khofifah Minta Warganya Tetap Waspada Tapi Tak Berlebihan Pasca Teror Bom Medan

Khofifah mengajak masyarakat proaktif mengawasi lingkungannya masing-masing mengingat keamanan bukan hanya tugas aparat namun juga masyarakat

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Pasca teror bom di Medan, Gubernur Khofifah minta Jawa Timur tingkatkan kewaspadaan 

Gubernur Jatim Khofifah Minta Warganya Tetap Waspada Tapi Tak Berlebihan Pasca Teror Bom Medan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pasca aksi bom bunuh diri terjadi di di kantor Kepolisian Resor Kota Besar atau Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan.

Ia meminta semua pihak untuk sama sama waspada dengan kemungkinan aksi teror serupa.

Khofifah mengajak masyarakat proaktif mengawasi lingkungannya masing-masing mengingat keamanan bukan hanya tugas aparat namun juga seluruh elemen masyarakat.

Ia tak ingin kejadian teror di Medan yang hingga menyebabkan enam orang terluka tersebut turut terjadi di Jawa Timur.

"Tidak perlu khawatir berlebihan, tapi harus tetap waspada dan hati-hati serta berdoa. Sekiranya di lingkungan sekitar ada yang mencurigakan lebih baik dilaporkan kepada aparat kepolisian, jangan sampai acuh," ungkap Khofifah, Kamis (14/11/2019).

Jukir Pukuli Ibu-Ibu yang Mengeluarkan Motor Honda Vario Viral di Facebook, Ternyata ini Penyebabnya

Kota Surabaya Punya Lahan Parkir di Tengah Jalan Raya, Inovasi Agar Tak Mengganggu Pejalan kaki

Sudah Keluarkan Uang Rp 90 Juta Demi Beli Sabu, Pria ini Malah Divonis Penjara 14 Tahun Saat Sidang

Khofifah juga mengungkapkan keprihatinannya dan menyayangkan adanya pihak yang justru berupaya melukai polisi dengan aksi bom bunuh diri tersebut.

Menurutnya, apapun alasannya aksi terorisme tidak dapat dibenarkan maupun ditolerir.

"Tidak perlu mengaitkan aksi teror yang sudah terjadi ini dengan kegiatan agama, karena faham terorisme sama sekali tidak terkait dengan ajaran agama mana pun.

Saya yakin semua agama pada dasarnya mengajarkan tentang kebaikan, kasih sayang, dan kedamaian antara sesama umat manusia," ujarnya.

Khofifah yakin, pelaku pengeboman berada dalam kelompok atau jaringan teroris tertentu.

Karenanya, ia pun meminta aparat kepolisian Polda Jatim dan Seluruh Polres se-Jawa Timur untuk melakukan mitigasi dan memperketat pengamanan di objek-objek vital maupun area pelayanan publik.

Khofifah berharap Polri bisa segera mengusut tuntas dalang dibalik aksi terorisme tersebut. (Fz/fatimatuz zahroh)

Mau ke Sawah, Warga Sidoarjo Temukan Hal Mengerikan di Tengah Jalan: Paving jadi Saksi Bisu

Spoiler Serial Komik One Piece Chapter 962 dan Prediksi 5 Tokoh yang Punya Bounty Melebihi Luffy

Daftar Harga Rekomendasi HP Terbaik November 2019, Mulai dari Samsung, Redmi dan Vivo, Cek Harganya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved