Breaking News:

Ulama Madura Protes Sukmawati

Ulama Madura Ancam Kembali Demo dengan Massa Lebih Banyak Jika Sukmawati Soekarnoputri Tak Dihukum

Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri terkait dugaan membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno dinilai sebagai penistaan agama.

TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Massa demo di DPRD Pamekasan, Jumat (22/11/2019) siang 

Buntut dari ucapannya, Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penistaan agama pada Jumat (15/11/2019) lalu.

Pelapor Sukmawati adalah perempuan advokat bernama Ratih Puspa Nusanti, yang merupakan anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi).

Tanggapan DPRD Pamekasan

Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman menemui langsung para massa yang terdiri dari sejumlah ulama dan masyarakat Kabupaten Pamekasan.

Fathor Rahman menyambut baik kedatangan massa yang menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Pamekasan.

“Terima kasih kiai meluangkan waktu datang ke tempat ini mewakili warga Pamekasan dan ummat Islam di Nusantara ini," kata Fathor Rahman.

"Dan kami akan berjuang bersama ulama. Sebab kami sangat terpukul dengan ucapan Sukmawati itu,” sambung dia.

Sekitar 500 warga bersama sejumlah ulama Kabupaten Pamekasan dan ulama Kabupaten Sampang menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Pamekasan.

Mereka mendesak anggota DPRD Pamekasan menyampaikan ke DPR RI dan Kapolri agar menangkap Sukmawati Soekarnoputri dan memproses hukum.

Ulama saat menggelar demo di depan DPRD Pamekasan, Jumat (22/11/2019) siang.
Ulama saat menggelar demo di depan DPRD Pamekasan, Jumat (22/11/2019) siang. (TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN)

Massa geram lantaran Sukmawati Soekarnoputri diduga telah melakukan penistaan agama.

Sukmawati Soekarnoputri diduga telah membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno.

Bukan hanya Fathor Rahman, massa juga disambut DPRD Pamekasan, Mohammad Sahur.

Mohammad Sahur berterima kasih atas kedatangan para ulama ke Gedung DPRD Pamekasan.

Ia berharap, ulama dapat memanggilnya jika ingin menyampaikan pendapatnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved