Berita Madiun

Pemilik Klinik di Madiun Bakal Dipanggil Polisi Terkait Kematian Bocah yang Diduga Salah Minum Obat

Muhamad Noval Muhtarom (4) ditemukan meninggal dalam kondisi kulit tubuh seperti melepuh di bagian tangan, dada, wajah, dan punggung.

Pemilik Klinik di Madiun Bakal Dipanggil Polisi Terkait Kematian Bocah yang Diduga Salah Minum Obat
TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Tim Inafis Polres Madiun melakukan pemeriksaan luar terhadap Noval (4) bocah yang diduga meninggal karena salah minum obat, Rau (4/12/2019). 

Muhamad Noval Muhtarom (4) ditemukan meninggal dalam kondisi kulit tubuh seperti melepuh di bagian tangan, dada, wajah, dan punggung

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Pihak kepolisian Polres Madiun akan menyelidiki kasus kematian seorang Muhamad Noval Muhtarom (4), yang meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar, Rabu (4/12/2019) pagi.

Diberitakan sebelumnya, anak pasangan Sadikan (38) dan Tarmiati (40), Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ini meninggal dalam kondisi kulit tubuh seperti melepuh di bagian tangan, dada, wajah, dan punggung.

Orangtua Noval menduga, kematian anak mereka disebabkan karena salah minum obat dari Klinik Wahyu Husada di Desa Dimong, Kabupaten Madiun.

Dikira Suara Warung Roboh, Dentuman Keras Misterius di Tuban Buat Warga Terkejut sampai Berteriak

Balita di Madiun Meninggal Dunia karena Diduga Salah Minum Obat, Pemilik Klinik Beri Klarifikasi

Anak Kiai Ternama di Jombang Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati

Pihak keluarga akhirnya melaporkan kematian tidak wajar anaknya ke Polres Madiun.

"Masih kami selidiki, cuma dari pihak keluarga tidak mau kalau dilakukan autopsi," kata Kasat reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro ketika dikonfirmasi, Rabu (4/12/2019) sore.

Setelah adanya laporan dari pihak keluarga, Tim Inafis Polres Madiun sudah datang ke lokasi untuk memeriksa jasad Noval.

Akan tetapi, kata AKP Logos Bintoro, pemeriksaan hanya dilakukan pada bagian luar tubuh korban.

"Memang, dari pemeriksaan luar, ditemukan bahwa ada bercak-bercak, kulitnya sebagian mengelupas," ungkap AKP Logos Bintoro.

"Tapi kami belum tahu apa penyebab kematiannya," sambungnya.

Dia menambahkan, rencananya setelah memeriksa kedua orangtua Noval, polisi juga akan memanggil pihak Klinik Wahyu Husada untuk dimintai keterangan. (rbp).

Enam Bulan Kabur dari Kejaran Polisi, Tersangka Jambret Ponsel Sering Keluar Masuk Tempat Hiburan

Habiskan Dana Rp 1 M, Gedung Depo Arsip Rampung Dibangun, Bakal Simpan Arsip Penting Sejarah Sumenep

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved