Berita Ngawi

Pematang Sawah Longsor, Delapan Tiang Listrik Dua Desa di Ngawi Ambruk, Tak Ada Korban Jiwa

Sebanyak delapan tiang beton listrik PLN setinggi 9 meter di Kabupaten Ngawi ambruk.

Pematang Sawah Longsor, Delapan Tiang Listrik Dua Desa di Ngawi Ambruk, Tak Ada Korban Jiwa
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
ilustrasi - Pematang Sawah Longsor, Delapan Tiang Listrik Dua Desa di Ngawi Ambruk, Tak Ada Korban Jiwa 

Sebanyak delapan tiang beton listrik PLN setinggi 9 meter di Kabupaten Ngawi ambruk

TRIBUNMADURA.COM, NGAWI - Sebanyak delapan tiang beton listrik yang baru saja dipasang, ambruk, Jumat (6/12/2019) siang menjelang sore.

Tiang listrik setinggi 9 meter yang ambruk itu berada di Dusun Winong, Desa Jambangan, Kecamatan Paron dan Desa Jambe, Kecamatan Paron.

Manager Unit Pelayanan Pelanggan PLN Ngawi, Khusaini Effendi membenarkan adanya tiang beton listrik yang ambruk itu.

Kebelet Pipis Malam-Malam, Anggota Polisi Kaget Ada Bayangan Mondar-Mandir di Depan Kamar Mandi Kost

Harus Bayar Pajak Rp 2,3 juta/Tahun, Pemilik Rumah Mewah di Kota Malang Pilih Nunggak Belasan Tahun

Dua Pria Surabaya Lagi Asyik Berduaan di Kamar Kost, Mengundang Kecurigaan hingga Digerebek Polisi

Khusaini Effendi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat, sekitar pukul 15.00 WIB.

"Saya dapat informasi hari ini, jam 15.00 WIB. Tadi sudah dikoordinasikan," terangnya ketika dikonfirmasi.

"Sudah diagendakan untuk diperbaiki hari ini, tapi berhubung ada petir, angin kencang, dan hujan, diundur besok pagi," sambung dia.

"Karena berbahaya bagi petugas kalau lokasi," lanjutnya.

Dia menuturkan, beruntung tiang beton yang roboh tidak menimpa bangunan atau warga.

Saat ini, pihak ULP PLN Ngawi juga langsung mematikan aliran listrik setelah mendapatkan laporan dari warga.

"Untuk yang terdampak tidak ada, listriknya juga sudah diamankan. Sudah tidak ada listriknya, jadi tidak membahayakan nyawa warga," jelasnya.

Khusaini mengatakan, robohnya tiang beton tersebut disebabkan karena longsornya pematang sawah.

Sesuain dengan SOP dari PLN, tiang tersebut sudah ditanam di kedalaman antara sekitar 2,2 meter hingga 2,5 meter.

"Kena angin kencang dan hujan, kan dipasang di antara sawah dengan pematang, itu longsor sehingga roboh, kalau roboh dua, yang lainya ikut ketarik, roboh juga," imbuhnya. (rbp)

Bantu Ibu Melahirkan di Pinggir Jalan, Ipda BJ Handoko Bakal Dapat Penghargaan dari Kapolda Jatim

Kenalan Lewat Aplikasi Jodoh, Wanita ini Jadi Korban Penipuan, Ponsel Samsung A7 Raib Dibawa Pelaku

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved