Selasa, 19 Mei 2026

Mendikbud Hapus Ujian Nasional

Tak hanya Guru dan Wali Murid, Dinas Pendidikan Jatim Juga Dukung Ujian Nasional Dihapus Mendikbud

Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghapus Ujian Nasional dinilai merupakan langkah yang positif.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur - Tak hanya Guru dan Wali Murid, Dinas Pendidikan Jatim Juga Dukung Ujian Nasional Dihapus Mendikbud 

Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghapus Ujian Nasional dinilai merupakan langkah yang positif

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dinas Pendidikan Jatim menyambut baik kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ) Nadiem Makarim soal penghapusan Ujian Nasional.

Bahkan, Dinas Pendidikan Jatim menyatakan siap menjalankan program ujian nasional dihapus Mendikbud, Nadiem Makarim itu.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Hudiyono menyatakan, pihaknya akan tetap melakukan pendampingan kepada sekolah melalui MGMP (musyawarah guru mata pelajaran).

Ujian Nasional Dihapus Mendikbud, Guru dan Wali Murid di Pamekasan Dukung Kebijakan Nadiem Makarim

Bermula dari WhatsApp, Kisah Tragis Tangan Anak Dipanggang Ibu Tirinya Terbongkar: Saya Gak Bandel

Mendikbud Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional, MKKS Pamekasan Akui Setuju dan Berikan Saran

Hal itu, kata Hudiyono, dilakukan dalam penyusunan kaidah soal yang sesuai dengan indikator, kisi kisi dan silabus, terkait Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

"Nantinya sekolah boleh mengadakan ujian sendiri dan soal-soalnya itu sudah dalam pendampingan MGMP dalam menyusunnya," kata Hudiyono, Kamis (12/12/2019).

"Kemudian penyusunan soal dan analisa soal, nantinya bukan hanya secara kognisi saja, tapi juga holistik," sambung dia.

Ia mengatakan, meskipun bank soal sepenuhnya wewenang sekolah dan disusun sekolah, tetapi ketentuan soal bisa terstandar dalam bentuk penugasan atau portofolio.

"Oleh karena itu, pemprov sudah melakukan upaya pendampingan terhadap SMA/SMK dan PK LK bagaimana menyusun kaidah-kaidah penyusunan soal," lanjutnya.

Ujian Nasional Dihapus Mendikbud, Guru dan Wali Murid Beber Alasan Dukung Kebijakan Nadiem Makarim

Ujian Nasional Dihapus, Pengamat Minta Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim Terus Didukung Semua Pihak

Lebih lanjut, Hudiyono mengatakan, hasil rapat koordinasi, akan ada perubahan dalam pemodelan soal sebagai pengganti Ujian Nasional.

Jika sebelumnya ditekankan pada penyelesaian kognitif, pada tahun depan, kata dia, akan bersifat holistik yang berupa penalaran, literasi, dan karakter.

"Ini menjadi salah satu alat ukur yang harus disiapkan secara nasional," kata Hudiyono.

"Ini ukuran evaluasi yang berdasar pada kompetensi dasar ataupun inti. Ini yang diukur oleh kementerian untuk pemetaan," sambung dia.

"Karena pemetaan nanti hasilnya lebih holistik dan lebih luas," teambahnya.

Menurut Hudiyono, kebijakan Nadiem Makarim tersebut menjadi dorongan bagi Jawa Timur agar sekolah-sekolah melakukan pembelajaran berbasis 4C, yakni communicatif, colaboratif, critical thingking, dan creativity. 

Mendikbud Nadiem Makarim Hapuskan Ujian Nasional, Begini Tanggapan Serius Gubernur Jatim Khofifah

Mendikbud Nadiem Makarim Pastikan 2020 Jadi Tahun Terakhir Siswa Laksanakan Ujian Nasional

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved