Kisah Ferri Afrizal Sopir Maut Bus Sriwijaya, Angka 4 menjadi Pertanda sebelum Laka Terjun ke Jurang

Kisah Ferri Afrizal Sopir Maut Bus Sriwijaya, Angka 4 jadi Pertanda Sebelum Kecelakaan Terjun ke Jurang

Editor: Mujib Anwar
Istimewa via sripoku.com
Kisah Ferri Afrizal Sopir Maut Bus Sriwijaya, Angka 4 jadi Pertanda Sebelum Kecelakaan Terjun ke Jurang 

"Kami cuma bisa ikhlas dengan musibah ini."

"Ini adalah jalan ajal bagi anak kami dan hanya berdoa yang bisa kami lakukan untuk memenangkan perasaan ini sekarang," ungkap dia.

Denpaji, karyawan Bus Sriwijaya ini mengenal Ferri sebagai sopir kawakan.

"Sopir ini sudah senior, orangnya bagus bawa mobil dan juga tidak ugal ugalan," ungkap Denpanji.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi menjelaskan bus Sriwijaya nomor polisi BD 7031 AU yang Ferri kemudikan menabrak dinding penahan di Liku Lematang.

Bus masuk ke dalam jurang kurang lebih sedalam 150 meter saat melewati Liku Lematang Indah KM 9 Pagaralam.

Polisi menduga sopir bus melaju dengan kecepatan tinggi dan remnya blong.

"Sehingga bus menabrak dinding pembantas lalu masuk ke jurang se dalam kurang lebih 150 meter."

"Lalu jatuh ke tengah aliran Sungai Lematang," ungkap Supriadi.

Korban Meninggal 34 Orang

Tim SAR gabungan sampai Rabu sore masih mencari dan mengevakuasi korban kecelakaan bus Sriwijaya dari aliran Sungai Lematang.

Di hari kedua pencarian korban bus Sriwijaya, tim SAR gabungan menemukan 6 korban meninggal dan belum teridentifikasi seperti disampaikan Kepala Basarnas Sumsel Berti DJ Kowas.

Total korban meninggal 34 orang dan kondisi bus Sriwijaya sudah bergeser dari posisi pertama.

Bus Sriwijaya sudah dalam kondisi tegak dengan ban berada di bawah permukaan aliran Sungai Lematang.

"Saat ini korban meninggal sudah kita evakuasi sebanyak 34 korban, terdiri dari 16 korban laki-laki dan 12 korban perempuan," ungkap Berti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved