Berita Pamekasan

Mandi Bareng Teman-Temannya, Saat Meloncat dari Atas ke Waduk, Korban Justru Tenggelam dan Tewas

Polsek Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura mengungkap kronologi meninggalnya Syaiful Rizal di waduk setempat, Minggu (19/1/2020).

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
herald.co.zw
ilustrasi tenggelam 

Mandi Bareng Teman-Temannya, Saat Meloncat dari Atas ke Waduk, Korban Justru Tenggelam dan Tewas

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polsek Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura mengungkap kronologi meninggalnya Syaiful Rizal di waduk setempat, Minggu (19/1/2020).

Syaiful Rizal adalah warga Dusun Srangsang, Desa Bulangan Haji, Kabupaten Pamekasan.

Bocah 11 tahun itu dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam di waduk dengan kedalaman empat meter yang berada di Dusun Timur, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 15.30 WIB kemarin.

Kapolsek Pegantenan, AKP Junaidi mengatakan, korban saat itu berangkat ke waduk yang berada di Desa Bulangan Barat dengan tujuan mandi bersama empat temannya, yaitu Fauzi, Sofyan, Nasril dan Ilham.

Lalu, sesampainya di waduk, korban dan teman-temannya mandi bersama.

Saat itu, isi air dalam waduk tersebut dengan ketinggian tiga meter.

"Menurut keterangan Nasril (saksi), korban mandi dengan cara melompat dari atas waduk dan tidak muncul lagi ke permukaan air," kata AKP Junaidi kepada TribunMadura.com.

"Sehingga saksi berusaha menolong korban, tetapi saksi juga ikut tenggelam karena tidak bisa berenang," sambung dia.

AKP Junaidi melanjutkan, ketika Syaiful Rizal dan Nasril tenggelam, kedua temannya langsung memberitahu warga setempat dan meminta pertolongan.

Alhasil, warga setempat pun berdatangan untuk menolong.

Lalu kedua anak yang tenggelam tersebut berhasil diangkat ke atas waduk oleh warga.

"Setelah itu, kedua anak yang tenggelam tersebut oleh warga setempat langsung dibawa ke Puskesmas Pegantenan untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

Namun nahas, kata AKP Junaidi Syaiful Rizal langsung dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, Nasril saat ini masih mendapatkan perawatan intensif karena mengalami gangguan pernapasan.

"Korban (Syaiful Rizal) saat dinyatakan meninggal dunia, langsung dibawa pulang oleh keluarganya.

Sedangkan Nasril saat ini masih dirawat karena sesak napas," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved