Bapak Coba Bunuh Diri di Depan Anak

Coba Bunuh Diri Terjun dari Flyover di Depan Anaknya, Bapak di Surabaya Dibawa ke Tempat Khusus ini

Mencoba bunuh diri dengan cara terjun dari Flyover di depan anaknya, bapak di Surabaya Kini Dibawa ke Tempat Khusus ini

Coba Bunuh Diri Terjun dari Flyover di Depan Anaknya, Bapak di Surabaya Dibawa ke Tempat Khusus ini
TRIBUNMADURA/IST
Mencoba bunuh diri dengan cara terjun dari Flyover di depan anaknya, bapak di Surabaya Kini dibawa ke Tempat Khusus ini 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Aksi seorang pria bernama BW (46) warga Kecamatan Sawahan, Surabaya yang nekat mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari Flyover Pasar Kembang, Kupang Krajan, Sawahan Surabaya, Rabu (28/1/2020) terbilang nekat.

Meski sempat mendera sejumlah luka di bagian pelipis kepala dan kaki akibat terjerembab mengenai sebuah mobil dan aspal jalan.

Untungnya nyawa korban masih dapat diselamatkan, dan saat ini masih menjalani perawatan di Ruang ICU RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto, aksi nekat korban itu ditengarai sebagai aksi percobaan bunuh diri.

Hal itu ia dasarkan pada keterangan pihak keluarga korban.

"Iya itu percobaan bunuh diri," katanya, Rabu (29/1/2020).

BREAKING NEWS - Disaksikan Anak, Bapak di Surabaya Bunuh Diri dari Flyover & Hantam Mobil, Nasibnya?

Anak Pingsan Lihat Aksi Ortu, Begini Kronologi dan Detik-detik Bapak di Surabaya Terjun dari Flyover

Terungkap, Teror Inilah Penyebab Bapak di Surabaya Nekat Coba Bunuh Diri di Depan Anaknya Sendiri

Namun untungnya percobaan bunuh diri itu gagal setelah tubuh korban terjerembab mengenai kaca depan sebuah mobil box bernopol L-9965-T yang dikemudikan Prasetyo Dwi Wicaksono (24) warga Taman, Sidoarjo.

"Gak apa apa korban. Di rawat Karang Menjangan (RSU Dr Soetomo). Kepala pelipis sebelah kanan (luka)," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh personelnya, lanjut Ristitanto, korban nekat melakukan aksi tersebut lantaran merasa tak kuat dengan penyakit yang sedang diidapnya.

"Iya mas korban frustrasi (penyakit)," terangnya.

Menurutnya, upaya nekat korban itu baru dilakukan pertama kali.

"Menurut keterangan, percobaan bunuh diri pertama kali," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved