VIRAL Siswi SMA Kirim Pesan Menohok ke Orang Tua, Sempat Bikin Panik hingga Terkuak Tujuannya
Siswi SMA kirim pesan menohok ke orang tua, sempat bikin panik hingga tujuan mulanya terkuak.
"Iya benar prank lagi," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Indratmoko saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/1/2020).
Indratmoko menyebutkan, rekayasa cerita penculikan yang dituturkan IPS terkuak usai penyidik mendatanginya.
Di sana, polisi menemukan kejanggalan dari cerita yang disampaikan.
• Jadwal Tes SKD CPNS 2019 di Pamekasan, Denah Lokasi Pelaksanaan dan Alur Peserta Ada di Sini!
• Fattah Jasin Daftar di Tiga Partai Politik untuk Maju Pilkada Sumenep 2020, Ciptakan Koalisi Gemuk
Setelah diminta keterangan lebih lanjut, IPS mengakui ia mengarang cerita itu.
Alasan IPS mengaku diculik agar mendapat perhatian dari kedua orangtuanya.
"Iya, dia melakukan ini (rekayasa) sebab kurangnya kasih sayang orangtua korban terhadap dirinya," tutur Indratmoko.
Meski begitu, Indratmoko menyebut masih mengkaji aspek hukum dari laporan bohong soal penculikan itu.
"Imbauannya jangan main-main dengan laporan penculikan karena ada ancaman pidananya," ucap Indratmoko.
Driver di-Prank setelah Pesan Makanan Setengah Juta Rupiah
Media sosial tengah ramai membicarakan unggahan sejumlah tangkapan layar seorang driver ojek online di Kabupaten Tulungagung.
Unggahan itu menceritakan adanya seorang driver ojek online berinisial RD yang baru saja mendapat order Grabfood dari seseorang dengan nama TiyanDwia.
Akun itu memesan 50 menu udang keju dari sebuah Rumah Makan di wilayah Kecamatan Tulungagung, dengan total Rp 525.000, Selasa (21/1/2020).
TiyanDwia menyebut, menu sebanyak itu untuk keperluan arisan keluarga.
Pukul 15.40 WIB, TyanDwia sempat menghubungi RD lewat fasilitas pengiriman pesan di aplikasi.
Empat menit kemudian, TyanDwia mengirim pesan lagi, “its all just prank”.