Breaking News:

Korupsi Dana Sekolah di Sampang

FAKTA LAIN Gedung Sekolah SDN di Sampang Ambruk, Polisi Kantongi Nama Lain Potensi Jadi Tersangka

FAKTA LAIN Gedung Sekolah SDN di Sampang Ambruk, Polisi Kantongi Nama Lain Potensi Jadi Tersangka.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Dua tersangka korupsi pembangunan SDN di Sampang Madura 

FAKTA LAIN Gedung Sekolah SDN di Sampang Ambruk, Polisi Kantongi Nama Lain Potensi Jadi Tersangka

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Setelah menentukan dan mengamankan dua tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) rehabilitasi Ruang Kelas Belajar (RKB) SDN Samaran 2 Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang, Madura, Polres Sampang mengantongi nama lain yang diduga menjadi tersangka ambruknya RKB tersebut.

Kanit Reskrim Polres Sampang Ipda Indarta mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sudah mengantongi nama-nama yang menjadi tersangka dalam ambruknya RKB SDN Samaran 2 Kecamatan Tambelangan.

Namun, pihaknya masih memerlukan waktu lebih banyak untuk mengungkap nama-nama tersebut.

FAKTA BARU, Konstruksi Tak Sesuai Rencana Imbas Korupsi, Penyebab Bangunan SDN di Sampang Ambruk

Gedung Sekolah SDN di Sampang Hanya Bertahan 2 Tahun, Lalu Ambruk, Imbas Anggaran Dikorupsi

BREAKING NEWS - Gedung Sekolah di Sampang Ambruk, Dua Tersangka Korupsi Ditangkap Polisi

"Tunggu dulu, tinggal menunggu waktu saja," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (25/2/2020).

Diduga dari salah satu nama yang dikantongi oleh pihaknya tersebut merupakan pegawai dinas terkait.

Pasalnya ia menyampaikan, Tidak menutup kemungkinan tersangka dalam kasus ini sama seperti kasus ambruknya RKB SMP 2 Ketapang, yang mana terdapat pelaku dari dinas terkait.

Mengingat, pelaku Tipikor pada ambruknya RKB SMP 2 Ketapang terdapat pegawai dari dinas terkait, salah satunya Mantan Kepala Dinas Pendidikan Sampang, yakni M Jupri Riyadi.

"Tapi untuk kontruksi penyelesaian perkara ini berbeda dengan yang SMP 2 Ketapang," ucapnya.

Ipda Indarta menambahkan, terdapat sebanyak kurang lebih 10 irang saksi yang terpanggil.

"Kemudian kami juga memakai dua jenis ahli dalam melakukan penyelidikan kasus ini, selain ahli konstruksi kita pakai auditor," pungkasnya.

Penulis : Hanggara Pratama

Editor : Sudarma Adi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved