Berita Tuban
Stok Masker di Tuban Langka, Sejumlah Apotek Ramai Pasang Pengumuman Ketersediaan Masker Kosong
Sejumlah apotek di Kabupaten Tuban sudah tidak lagi menjual masker sejak ramai virus corona.
Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sejumlah apotek di Kabupaten Tuban sudah tidak lagi menjual masker sejak ramai virus corona
TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Sejak ramai virus corona, masker kini telah menjadi perbincangan bagi masyarakat.
Keberadaan masker banyak dicari, sebagai upaya antisipasi agar tidak tertular virus corona.
Namun, masyarakat cukup kesulitan untuk mendapatkan masker.
• Ancaman Hukum Bagi Apotek dan Pedagang di Kota Malang yang Jual Masker dengan Harga Tinggi
• Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2019 Dilakukan Serentak, Peserta yang Lolos Bisa Lanjut ke Tes SKB
• Harga Masker di Pamekasan Capai 200 Ribu Per Pack, Apotek Beri Pengumuman Ketersediaannya Kosong
Banyak apotek yang tidak menjual dan memberi tulisan 'Mohon Maaf Masker Habis' di depan toko.
"Habis, tidak ada masker," kata pemilik apotek Seger Jaya di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Tuban, Lik Putra Wirawan, Jumat (6/3/2020).
Dia menjelaskan, stok masker terakhir yang dijualnya yaitu per Rabu kemarin, itu pun hanya sisa sembilan lembar.
Lik mengaku menjual masker secara rata per harinya, tidak boleh orang datang langsung beli banyak.
Penutup area mulut dan hidung itu pun dijualnya seharga Rp 4 ribu per lembar.
Harga itu, kata dia, memang meningkat dibanding harga sebelumnya, yaitu Rp 1000.
• Nasib Penjual Bakso yang Jadi Pedagang Masker Dadakan, Diperiksa Polisi setelah Jualan di Facebook
• Polres Sumenep Datangi Sejumlah Apotek, Cek Ketersediaan Masker dan Hand Sanitizer yang Mulai Langka
Sedangkan jika harga per box isi 50 lembar dijualnya Rp 39 ribu, saat itu barangnya masih ada.
"Lama-lama memang naik, karena stoknya sulit, harga dari distributor juga naik," jelas dia.
"Tapi untuk saat ini memang tidak ada stok, diperkirakan hingga setelah lebaran," ungkapnya.
Sementara itu, Apotek Budi di Jalan Basuki Rahmat sudah sejak Januari tidak ada ketersediaan masker.
Manager apotek, Ina Budi Harumanti mengatakan jika stok masker sudah tidak ada waktu mulai ramai virus corona.
"Sudah sejak Januari tidak ada masker, biasanya jualnya per box isi 60 lembar seharga Rp 30 ribu," kata dia.
"Sekarang barangnya tidak ada dan mahal," pungkasnya.(nok)
• Awkarin Diperiksa Polda Jatim Terkait Kasus Carding Agen Tiket Murah, Pilih Hindari Awak Media
• Geger Anak Buah Kapal Ditemukan Tewas di Ruang Kontrol Mesin Kapal, Rekan Beri Kesaksian Mengejutkan