Antisipasi Virus Corona di Madura

Harga Masker di Pamekasan Capai 200 Ribu Per Pack, Apotek Beri Pengumuman Ketersediaannya Kosong

Penyebaran virus corona berdampak pada ketersediaan masker di Kabupaten Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Petugas apotek saat melayani pembeli di Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (5/3/2020). 

Penyebaran virus corona berdampak pada ketersediaan masker di Kabupaten Pamekasan

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kelangkaan masker di tengah penyebaran virus corona terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Sejumlah apotek di Kabupaten Pamekasan mengalami kehabisan stok masker.

Jika pun ada, masker dijual dengan harga lebih tinggi dibanding biasanya.

Begini Cara Mudah Mengecek Ranking Hasil Tes SKD CPNS 2019, Bisa Lanjut ke Tes SKB Jika Lolos

Laga Arema FC Vs Persib Bandung Dipastikan Tetap Digelar, Aremania Bisa Datang ke Stadion Kanjuruhan

Polres Sumenep Datangi Sejumlah Apotek, Cek Ketersediaan Masker dan Hand Sanitizer yang Mulai Langka

Andri Kurniawan, Asisten Apotek K-24 Pamekasan mengatakan, mulanya masker dijual seharga Rp 50 ribu dalam satu pack.

"Itu isinya 50 masker," kata Andri Kurniawan kepada TribunMadura.com, Kamis (5/3/2020).

Selain itu, Andri Kurniawan mengungkapkan, sulitnya masker konvensional saat ini justru membuat harga masker di luaran semakin melambung.

Kata dia, yakni harga masker dijual sekitar harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

"Itu informasi di luaran yang saya dengar ya. Kalau di sini harganya standar masih Rp 50 ribu. Tapi stoknya kosong sekarang," ujarnya.

Tidak hanya itu, Andri Kurniawan menjelaskan, penyebab kosongnya masker konvensional tersebut lantaran kosongnya stok di distributor.

Sehingga dalam dua bulan ini, masker konvensional itu, kata dia, belum ada pengiriman.

Stok Masker Kosong di Beberapa Apotek Pamekasan, Pasokan Mulai Tak Lancar Sejak Dua Bulan

Mendagri Tito Karnavian Imbau Warga Tak Panik dan Timbun Masker Antisipasi Penyebaran Virus Corona

"Biasanya alur pengiriman itu dari distributor, lalu langsung ke pihak kepala Apotek yang ngurus," katanya.

Bahkan, kata Andri Kurniawan, di potek K-24 Pamekasan saat ini sudah diberi tulisan 'Mohon Maaf Masker Kosong' yang ditempel di pintu masuk apotek.

Tulisan tersebut ditempel sejak sepekan yang lalu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved