Breaking News:

Berita Surabaya

Hand Sanitizer Palsu Mulai Beredar di Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya Bentuk Tim Satgas

Polrestabes Surabaya menemukan hand sanitizer palsu di tengah kelangkaannya karena virus corona.

CNN.COM
ilustrasi - Hand Sanitizer Palsu Mulai Beredar di Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya Bentuk Tim Satgas 

Polrestabes Surabaya menemukan hand sanitizer palsu di tengah kelangkaannya karena virus corona

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) untuk menyelidiki dugaan adanya penimbunan masker dan hand sanitizer di Kota Surabaya.

Masker dan hand sanitizer menjadi barang langka setelah merebaknya kasus virus corona yang menjangkiti dua warga Depok.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menindaklanjuti perintah Presiden RI dan Kapolri untuk menyelidiki kelangkaan masker dan hand sanitizer yang meresahkan masyarakat itu.

Inilah Alasan Idol Korea Selatan Pakai Masker saat di Bandara, Benarkah Ada Rahasia di Baliknya?

Stok Masker di Tuban Langka, Sejumlah Apotek Ramai Pasang Pengumuman Ketersediaan Masker Kosong

Ancaman Hukum Bagi Apotek dan Pedagang di Kota Malang yang Jual Masker dengan Harga Tinggi

"Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden dan Pak Kapolri agar mengecek apakah ada barang seperti masker atau apa pun yang terkait perkembangan virus corona," kata Kombes Pol Sandi Nugroho, Jumat (6/3/2020).

"Maka kami bentu tim Satuan Tugas untuk menyelidiki penimbunan-penimbunan atau hal lain yang meresahkan masyarakat," sambung dia.

Kombes Pol Sandi Nugroho tak menampik jika di Kota Surabaya telah ditemukan beberapa orang yang dengan sengaja menimbun masker dan hand sanitizer, sehingga terjadi kelangkaan..

"Saat ini kami ungkap terkait penimbunan masker dan masih dalam pengembangan di Kota Surabaya," tambahnya.

Nasib Penjual Bakso yang Jadi Pedagang Masker Dadakan, Diperiksa Polisi setelah Jualan di Facebook

Geger Penemuan Bayi Laki-Laki di Ladang Tebu Lumajang, Keadaannya Memprihatinkan saat Ditemukan

Tak hanya masker, polisi bahkan menemukan hand sanitizer palsu yang tak berizin beredar di masyarakat.

"Saat ini juga sudah kami ungkap dan selidiki terkiat adanya hand sanitizer palsu yang tak punya izin," lanjut Sandi.

Meski begitu, perwira tiga melati itu enggan membeberkan secara detail hasil penyelidikan tim yang terdiri dari Satreskrim dan Satnarkoba Polrestabes Surabaya itu.

"Nanti lah, tunggu hasil penyelidikan. Kami juga masih belum tetapkan seorang sebagai tersangka," ungkap dia.

"Itu informasi kami dapat peredaran masker maupun hand sanitizer secara online maupun offline," lanjutnya.

"Semoga secepatnya kami bisa sampaikan ke masyarakat," tandasnya.

Ditinggal Ibu Tidurkan Adiknya, Balita Mojokerto Tewas Tenggelam di Aliran Sungai Saluran Irigasi

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved