Breaking News:

Liga 1 2020

Meski Sudah Turunkan Empat Pemain Asing, Arema FC Justru Kalah Lawan Persib Bandung

Hasil yang diperoleh Arema FC ketika melawan Persib seolah mematahkan anggapan jika bermain dengan banyak pemain asing selalu menuai hasil positif.

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Laga Arema FC vs Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (8/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KLOJEN - Hasil yang diperoleh Arema FC pekan kedua melawan Persib Bandung, Minggu (8/3/2020) kemarin seolah mematahkan anggapan jika bermain dengan banyak pemain asing akan selalu menuai hasil positif.

Arema FC yang sudah bisa memainkan seluruh pemain asingnya saat melawan Persib Bandung justru terjungkal hingga kalah 1-2 di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan Malang.

Padahal pada pekan sebelumnya saat melawan PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari Bogor, Senin (2/3/2020) lalu, Arema FC yang memainkan pemain lokal hanya diperkuat satu pemain asing.

Arema FC malah tampil moncer dan menang 2-0 atas tim tuan rumah.

Apakah Kondisi Ini Jadi Bukti Hubungan Suporter Arema FC dan Persib Bandung Mulai Harmonis?

Fashion Show Batik Jatim, Istri Bupati Nayla Baddrut Tamam Peragakan Batik Tong Centong Refugia

9 Kemungkinan dari Arti Mimpi Selingkuh, Ada Tanda Ketidakpuasan Emosional dan Seksual?

Pada laga kemarin, Arema FC memainkan empat pemain asing, Oh In Kyun, Matias Malvino, Elias Alderete sejak menit awal dan baru memasukan Jonathan Bauman pada menit-77 untuk menggantikan Elias Alderete.

Matias dan Elias sebelumnya saat lawan PS Tira tak bisa dimainkan karena terganjal masalah ITC, sedangan Bauman baru pulih dari cedera.

Sehingga pemain asing hanya In Kyun yang bisa bermain.

Namun nyatanya dengan tenaga pemain lokal lawan PS Tira, Arema FC mampu tampil memuaskan dan menang dengan dua gol hasil gol Kushedya Yudo.

Bicara soal ini, Mario Gomez Pelatih Arema FC mengakui, jika para pemain asingnya, khususnya Trio Amerika Latin yang datang belakangan, belum dalam kondisi maksimal.

"Mereka secara keseluruhan memang belum 100 persen, tapi bicara soal secara keseluruhan, tim ini sudah bermain bagus," kata Mario Gomez, Senin (9/3/2020).

Selain itu, pelatih asal Argentina itu juga akan mencoba opsi permainan lainnya di laga berikutnya.

Pada pekan sebelumnya saat Elias belum bisa dimainkan, Kushedya Yudo menjadi juru gedor satu-satunya di tengah, namun ketika Elias sudah bermain, Yudo harus berbagi posisi di depan bersama striker asal Argentina itu dan di sinyalir membuat Yudo tak leluasa eksplor seperti pekan pertama.

Polres Pamekasan Bekuk 24 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di 6 Kecamatan, Salah Satunya Perempuan

Gadis 14 Tahun Dirudapaksa Pria Asal Malang, Pelaku Ngaku Cabuli Melati 3 Kali di Dalam Kamar Kos

Jengkel Tahu Istri Sering Diganggu Orang, Pria Ini Ancam Penggal Kepala Kades Pakai Pisau Kukri

Tak hanya itu, beberapa perubahan komposisi pemain juga dilakukan Mario Gomez pada laga kemarin.

Hal ini sedikit banyak berpengaruh pada pola serangan dan pertahanan tim kemarin.

"Kami akan mencoba beberapa opsi permainan kedepan. Semua pemain sudah berusaha tapi memang kemarin melakukan kesalahan dan berbuah dua penalti," jelasnya.

Sementara itu Kushedya Yudo saat ditanya soal berbagi posisi di depan bersama Elias Alderete, sehingga tak leluasa dalam bergerak, Yudo langsung membantah anggapan tersebut. Baginya adanya Elias tak menjadi masalah dan ia mengaku hanya menjalankan intruksi dari pelatih seperti saat latihan.

"Ada Elias sebenarnya tidak kesulitan. Tapi kembali lagi inilah sepak bola, hasil yang menentukan," ujar Yudo.

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved