Breaking News:

Berita Sampang

Wajib Pajak di Sampang Belum Semuanya Lapor SPT, Berikut Denda Bagi yang Telat Melapor

Kesadaran wajib pajak di Kabupaten Sampang, Madura untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan masih kurang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pelayanan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sampang, Madura, Kamis (5/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Kesadaran wajib pajak di Kabupaten Sampang, Madura untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan masih kurang.

Padahal melaporkan SPT tersebut wajib dilakukan setiap satu tahun sekali untuk melaporkan pelunasan atau pembayaran pajak yang sudah dilakukan.

Pelaksana Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sampang, Khoirul mengatakan, masih banyak wajib pajak di wilayahnya belum sadar untuk melakukan proses SPT tahunan.

Antisipasi Virus Corona, Cek Suhu Tubuh & Pemberian Antiseptik Diterapkan di Laga Arema FC Vs Persib

Ibu-Ibu di Malang Dijambret 1 Orang Pria Misterius Sepulang Belanja, Uang Rp 200 Ribu dan 2 HP Raib

BREAKING NEWS: Bus Pariwisata SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo Tabrak Truk Kemiri di Tol Madiun-Ngawi

Namun, pihaknya tidak tahu secara pasti jumlah wajib pajak yang belum melaporkan SPT tersebut, sebab tidak memegang datanya.

“Untuk jumlahnya Kantor Pajak yang di Bangkalan yang tahu, namun jumlah wajib pajak di Sampang yang tidak melakukan SPT tidak sampai separuh dari jumlah yang ada,” ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (8/3/2020).

Mengetahui hal itu pihaknya menegaskan bahwa pelaporan SPT memiliki batas waktu yang sudah ditentukan, sehingga jika melebihi batas pengiriman wajib pajak akan terkena denda.

Batas waktu melaporkan paling lambat tiga bulan setelah berakhirnya tahun pajak atau 1 Januari sampai dengan 31 Maret.

“Untuk dendanya, bagi wajib pajak pribadi sebesar Rp 100 ribu, sedangkan bagi wajib pajak usaha sebanyak 0,5 dari hasil usahanya,” ucap Khoirul.

Untuk manambah kesadaran wajib pajak di wilayah kerjanya, Khoirul menuturkan, pada awal tahun selalu melakukan sosialisasi tentang pentingnya melakukan proses SPT tahunan.

Tabrakan Maut Bus Pariwisata SMK Muhammadiyah Vs Truk di Tol Madiun-Ngawi, 2 Penumpang Bus Tewas

Bagas Adi Nugroho, Bek Arema FC Berburu Kado Ulang Tahun Dalam Laga Arema FC Vs Persib Bandung

Bikin Pomade Berbahan Alami, Pengusaha Muda Pamekasan Reynaldi Kini Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Sosialisasi itu dilakukankannya terhadap wajib pajak perseorangan dengan mendatangi langsung tempat kerjanya.

“Termasuk kami juga mendatangkan wajib pajak usaha untuk melakukan sosialisasi dan wajib pajak yang kami datangkan merupakan pemilik usaha yang mendaftar satu tahun kemarin,” tutupnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved