Breaking News:

Antisipasi Virus Corona Madura

690 Warga Sumenep Masuk Kategori Orang Dalam Risiko Covid-19, Ini Pesan Bupati Abuya Busyro Karim

Sebanyak 690 orang warga Kabupaten Sumenep berstatus Orang Dalam Risiko (ODR) virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim saat ditemui di Kantor Bupati Sumenep, Senin (3/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sebayak 690 orang warga asal Kabupaten Sumenep berstatus Orang Dalam Resiko (ODR).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim pada hari ini, Selasa (24/3/2020) pukul 07.00 WIB.

Julukan Orang Dalam Resiko (ODR) diberikan kepada orang - orang yang diduga berkaitan dengan pasien suspect corona atau pernah berada di wilayah terjangkit Covid-19 seperti Kota Jakarta.

"Perlu dipahami, warga yang dikategorikan ODR ini bukan berarti sudah memiliki penyakit, tapi warga yang masuk ODR ini mereka yang baru pulang dari luar daerah. Misalnya, dari Jakarta, Bali, Surabaya dan luar negeri," kata Abuya Busyro Karim dalam koference pers di Pendopo Agung Sumenep.

Bupati dua periode ini menyebutkan, dari 690 orang yang masuk ODR itu sudah diketahui titik domisilinya dan menjadi pantauan khusus tim penanganan Covid-19 dan sayangnya tidak di sampaikan tersebar di kecamatan mana saja orang tersebut.

Cuman pihaknya menegaskan, mereka yang masuk ODR itu tidak perlu dikhawatirkan akan menyebarkan virus corona atau Covid-19.

Pasalnya, mereka tidak terjangkit virus corona atau covid-19.

Selain itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan yang positif di Sumenep sampai sekarang tidak ada dan memang tidak diharapkan.

"Warga yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada dan warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya ada 12 orang," katanya.

Mantan ketua DPRD Sumenep ini berharap, bagi masyarakat asal Kabupaten Sumenep yang ada di luar daerah dan termasuk luar negeri tidak pulang kampung agar tidak banyak membawa kekhawatiran bagi warga yang ada di Sumenep sekarang ini.

"Mereka yang ada di luar untuk sementara jangan pulang kampung dulu, dengan maksud tujuan agar masyarakat sekitar tidak resah. Biar mereka menjaga kesehatan di sana," harapnya.

"Semuga warga Sumenep kedepan tidak ada yang terjangkit covid-19 dan kami akan terus berupaya melakukan pencegahan - pencegahan," doanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved