Pengamen Ditabrak Kereta Api
Pengamen Ditabrak Kereta Api, Sempat Terseret Hingga Akhirnya Tewas Seketika, Korban Sempat Bercanda
Korban tewas seketika dengan kondisi mengenaskan, setelah disambar KA Jayakarta Premium Jurusan Surabaya-Jakarta yang melaju dari arah selatan
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM - Seorang pengamen tewas seketika di samping rel Kereta Api.
Ia diketahui sempat terseret setelah ditabrak Kereta Api.
Dugaan mengenai apakah kecelakaan murni atau karena bunuh diri.
Namun diduga tak ada unsur bunuh diri pada kejadian ini.
Korban tewas seketika dengan kondisi mengenaskan, setelah disambar KA Jayakarta Premium Jurusan Surabaya-Jakarta yang melaju dari arah selatan, sekira pukul 14.32 WIB.
Menurut Petugas Palang Pintu KA Jagir Eko Hari Cahyono (44), tubuh korban sempat terseret sejauh sekira 500 meter ke arah utara atau menuju Stasiun Wonokromo.
• Puisi yang Ditulis Penemu Virus Corona asal China Sebelum Tutup Usia, Kalimat Terakhirnya Jadi Viral
• Spoiler Komik One Piece Chapter 976, Persiapan Aliansi Yonko dan Perang Hebat di Onagashima
Bahkan beberapa bagian tubuh korban sempat terseret hingga depan pos tempatnya berjaga, yang dibuktikan dengan bekas bercak darah yang telah mengering.
"Jauh sekira 500 meter, kakinya aja sampai depan pos sini," ujarnya pada TribunMadura.com di lokasi seraya menunjukkan bercak bekas darah kering.
Eko menduga insiden tersebut bukan karena ada upaya bunuh diri dari si korban.
Pasalnya, di tengah perlintasan KA di jalan tersebut korban, ungkap Eko, korban sempat bercanda dengan seorang temannya yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.
"Waktu kejadian kok gak ada temannya, temannya cowok," pungkasnya.
• Beredar Kabar Soal Jembatan Suramadu Ditutup karena Virus Corona, Kapolres Bangkalan: Itu Hoaks

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto membenarkan adanya insiden tersebut.
Namun proses evakuasi terhadap jenazah sudah rampung.
Kini sedang diotopsi luar di Kamar Mayat RSU Dr Soetomo Surabaya.
"Sudah tadi kami evakuasi sekarang sudah di kamar mayat," katanya saat dikonfirmasi TribunMadura.com.