Pengamen Ditabrak Kereta Api

Petugas Perlintasan Sempat Tiup Kencang Peluitnya, Sebelum Pengamen Tewas Ditabrak Kereta Api

Petugas Palang Pintu KA Jagir Eko Hari Cahyono (44), korban semula berjalan di tengah palang pintu KA di jalan tersebut.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Korban pengamen yang ditabrak kereta api akan dievakuasi petugas 

Sehingga korban tampak begitu tenang berdiri di rel KA Lajur Nomor 1, padahal di saat bersamaan dari arah utara, sedang melaju KA Jayakarta Premium Jurusan Surabaya-Jakarta.

"Dia pikir KA nya hanya datang dari selatan aja. Mungkin feelingnya dia gitu," jelasnya.

Eko yang menyadari kelengahan korban itu sontak membunyikan peluitnya guna memperingati korban untuk segera hengkang dari lajur rel tersebut.

Sekuat tenaga ia meniup peluitnya hingga suaranya melengking hebat, korban tetap saja tak menggubris.

Termasuk dengan suara klakson KA yang lantanya bukan main, ternyata juga tak membuat korban sadar.

"Terus klakson (kereta api) dari sana Tettt, dassss ajur," tuturnya.

Tak pelak tubuh korban terhempas hingga terseret KA sejauh 500 meter, dan membuat beberapa bagian potong tubuh korban berceceran dan teronggok di depan pos palang perlintasan KA, tempat Eko bertugas.

"Sampai sini ada tuh bekasnya," ujarnya seraya menunjukkan bekas bercak darah yang telah mengering di depan posnya.

Petugas gabungan Linmas, Satpol PP, Tim Inafis dan Satpam Stasiun Wonokromo mengevakuasi korban
Petugas gabungan Linmas, Satpol PP, Tim Inafis dan Satpam Stasiun Wonokromo mengevakuasi korban (TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI)

Disinggung mengenai keberadaan rekan korban yang sempat bersenda gurau dengan korban, Eko mengatakan, rekan korban tak terlihat batang hidungnya sejak insiden itu terjadi hingga proses evakuasi.

"Waktu kejadian kok gak ada temannya, temannya cowok," pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto membenarkan adanya insiden tersebut.

Namun proses evakuasi terhadap jenazah sudah rampung. Kini sedang diotopsi luar di Kamar Mayat RSU Dr Soetomo Surabaya.

"Sudah tadi kami evakuasi sekarang sudah di kamar mayat," katanya saat dikonfirmasi TribunMadura.com.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved