Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Malang

Pintu Masuk Kota Batu Diperketat, Setiap Orang yang Ingin Ke Kota Apel Diperiksa Kesehatannya

Setiap orang yang masuk ke Kota Batu akan diperiksa kesehatannya di posko pemantauan di Songgoriti dan Pendem.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan physical distancing dan pemeriksaan kesehatan orang, Senin (30/3/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Polres Batu akan memeriksa kesehatan setiap orang yang masuk ke Kota Batu di posko pemantauan di Songgoriti dan Pendem.

Pemeriksaan kesehatan setiap orang yang masuk ke Kota Batu itu mulai dilaksanakan pada Jumat (3/4/2020).

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan, simpang tiga Pendem akan ada pengawasan secara ketat.

Cegah Panic Buying di Tengah Wabah Virus Corona, Pemkab Malang Batasi Pembelian Bahan Pokok

63 Puskesmas di Surabaya Dapat Bantuan Rapid Test Virus Corona, Ini Golongan yang Diprioritaskan

Alun-Alun Kota Batu Ditutup Karena Virus Corona, Ini Ancaman Bagi Warga yang Ketahuan Libur di Sana

Petugas gabungan akan berada di sana untuk bersama-sama mengawasi. Ada dari TNI/Polri, Satpol PP, BPBD dan Linmas.

"Kendaraan apapun akan kami berhentikan, kami lakukan pemeriksaan screening dengan termal gun," kata dia, Senin (30/3/2020).

"Apabila didapati warga yang kurang sehat, nanti kami tindak lanjuti menghubungi Dinkes. Akan kami tempatkan personil gabungan," terangnya.

Harvi menegaskan kalau pihaknya tidak melakukan karantina wilayah.

Petugas hanya melakukan pemeriksaan yang ketat terhadap orang yang masuk ke Kota Batu.

Menurut Harvi, hal itu penting sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batu.

"Kami tidak melakukan karantina wilayah dan tidak menutup akses masuk," kata dia.

Jatim Park Group Tutup Lokasi Wisata di Kota Batu selama Sebulan Penuh, Antisipasi Virus Corona

Masa Darurat Bencana Virus Corona di Kota Batu Diperpanjang, Warga Diminta Beli Makanan Lewat Online

"Setiap orang yang keluar masuk Batu harus dalam kondisi sehat. Kalau kurang sehat ada treatmen," ungkapnya.

Harvi juga menerangkan kalau kawasan physical distancing akan diperluas.

Jika sebelumnya hanya berlaku di Jl Sultan Agung, kali ini diperluas ke kawasan di sekitar Alun-alun Batu.

Waktu yang digunakan untuk physical distancing juga bertambah, tidak hanya Sabtu dan Minggu saja. Kali ini dimulai sejak Jumat, sehingga pelaksanannya selama tiga hari.

"Kemudian untuk waktunya sejak Jumat Sabtu dan Minggu, mulai pukul 9.00 hingga 13.00, malam hari mai pukil 18.00 hingga 22.00, untuk kawasan perumahan kami berlakukan physical diatancing juga," tegas Harvi. (Benni Indo)

Matos Sepi Pengunjung Sejak Virus Corona, Malang Town Square Ditutup hingga Pertengahan April 2020

Daftar Wilayah di Jawa Timur yang Masuk Zona Merah Sebaran Virus Corona hingga Minggu 29 Maret 2020

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved