Breaking News:

Virus Corona di Sumenep

Tarif Listrik Gratis selama 3 Bulan, PLN Sumenep Sebut Belum Terima Surat Edaran dari Pusat

Pemerintah memberikan pembebasan tarif listrik selama tiga bulan sebagai dampak virus corona.

PLN
PLN - Tarif Listrik Gratis selama 3 Bulan, PLN Sumenep Sebut Belum Terima Surat Edaran dari Pusat 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Presiden Jokowi mengumumkan pembebasan dan diskon tarif listrik sebagai bantuan pemerintah atas dampak virus corona atau Covid-19.

Pengumuman pembebasan tarif itu berlaku selama tiga bulan, dimulai pada April, Mei, dan Juni 2020 untuk para pelanggan 450 VA.

Sementara bagi pelanggan golongan 900 VA, subsidi ini diberikan diskon 50 persen selama 3 bulan.

Pemkab Diminta Sediakan Tempat Khusus untuk Warga Luar Daerah yang Baru Saja Mudik ke Sumenep Madura

BREAKING NEWS - Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan Surabaya Ditutup hingga Dua Pekan ke Depan

Malaysia Lockdown, Sejumlah TKI asal Sampang Dipulangkan, Tim Satgas Covid-19 Tunggu Kepulangan

Manajer PT PLN Rayon Sumenep, Agus Widodo mengatakan, kebijakan tersebut masih menunggu surat edaran dari Direktur PLN pusat.

"Belum ada surat resminya dari Dirut PLN. Saya masih menunggu surat resminya dari pusat," katanya, Rabu (1/4/2020).

Agus Widodo mengaku, untuk merealisasikan kebijakan pemerintah tersebut, maka PLN Rayon Sumenep masih menunggu surat perintah dari Kementerian ESDM.

Kata dia, PLN tingkat Rayon hanya bertugas sebagai operator yang hanya memiliki wewenang menjalankan kebijakan yang sudah menjadi ketentuan.

"Apa yang dikatakan Pemerintah, PLN sebagai operator akan melaksanakan," katanya.

Diduga Terkena Serangan Jantung, Pria asal Jember Meninggal Dunia saat Bersepeda di Tengah Jalan

Pihaknya berharap, warga Kabupaten Sumenep diminta untuk bersabar dulu sambil menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Manajer Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan UP3 Pamekasan, Umar Arif membenarkan jika sampai saat ini memang belum ada petunjuk dari pusat.

"Kami masih menunggu petunjuk teknisnya dari pusat," kata Umar Arif saat dihubungi TribunMadura.com.

Menurutnya, hal ini tidak hanya se Madura namun seluruh Indonesia juga belum ada petunjuk dari pusat.

"Ini se Indonesia belum, bukan hanya Sumenep saja," katanya.

Pelayanan SIM di Polres Bangkalan Ditutup Sementara, Ada Dispensasi Bagi Pemohon dengan Kategori Ini

Raja Thailand Ajak 20 Selir untuk Isolasi Diri di Hotel Mewah saat Merebak Wabah Virus Corona

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved