Raja Thailand Ajak 20 Selir untuk Isolasi Diri di Hotel Mewah saat Merebak Wabah Virus Corona
Raja Thailand dilaporkan mengisolasi diri di hotel mewah bersama 20 orang selirnya saat merebak virus corona.
TRIBUNMADURA.COM - Kabar mengejutkan datang dari negeri Thailand.
Belum lama ini, Raja Thailand dilaporkan mengisolasi diri di hotel mewah.
Raja Thailand itu dilaporkan menempati hotel mewah di kota resor Alpine.
• Pengguna Jalan Tol Diperiksa Suhu Tubuh dan Identitasnya sebelum Masuk ke Madiun, Cegah Virus Corona
• Sinopsis Film No Escape Tayang di Bioskop Trans TV Rabu 1 April 2020, Misi Besar Selamatkan Keluarga
• Ancaman Polisi Jika Ada Warga Spanyol Keluar Rumah setelah Lockdown, Penjara hingga Denda Rp 40 Juta
Menariknya, ia tinggal di hotel mewah itu bersama 20 perempuan di tengah wabah virus corona.
Raja Maha Vajiralongkorn, dikenal juga sebagai Rama X, disebut sudah memesan keseluruhan Grand Hotel Sonnenbichl di kota Garmisch-Partenkirchen, Jerman.
Dilaporkan media Jerman Bild, hotel bintang empat itu sudah menerima "izin khusus" dari pemerintah setempat sebagai tempat "isolasi" Raja Vajiralongkorn.
Raja Thailand berusia 67 tahun itu disebut membawa 20 perempuan yang merupakan harem atau selir, serta sejumlah penggawa kerajaan.
Dikutip oleh The Independent Minggu (29/3/2020), tidak jelas apakah keempat istri Raja Vajiralongkorn juga ikut ke penginapan.
Baik wisma maupun penginapan di sana sudah ditutup sejak merebaknya virus corona.
• Kuli Bangunan di Gresik Tega Setubuhi Putrinya yang Baru Menikah, Ancam Pukul Korban Jika Menolak
• Mengenal Arti Physical Distancing yang Jadi Pengganti Social Distancing untuk Cegah Virus Corona
Tapi juru bicara otoritas setempat berkata, Hotel Sonnenbichl menjadi pengecualian.
Sebab di dalam penginapan tersebut, isinya adalah para tamu merupakan "kelompok orang homogen dengan tidak didapati adanya fluktuasi".
Tetapi, 119 anggota rombongan itu dilaporkan dikembalikan ke Thailand.
Sebab, mereka diduga terpapar virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu.
Kabar bahwa keberadaan sang raja berada di hotel mewah tak pelak membuat warga Negeri "Gajah Putih" marah.
Meski, mereka berisiko melanggar aturan lese-majeste.