Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Dana Desa Dijadikan BLT untuk Tangani Covid-19, Wagub Emil Minta Masyarakat Desa Diutamakan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan dana Rp 2,384 triliun untuk menangani kasus Corona.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan dana Rp 2,384 triliun untuk menangani kasus Corona.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan merealokasikan dana desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat adanya wabah virus corona (Covid-19).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengungkapkan untuk penyaluran BLT ini penerimanya akan diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

"Seluruh yang ada di DTKS ini akan dilengkapi dengan BLT tadi, yang belum mendapatkan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) akan mendapatkan BLT," ucap Emil Dardak, Jumat (10/4/2020).

PVMBG: Suara Dentuman Dini Hari Ini Bukan Berasal dari Erupsi Gunung Anak Krakatau

Hari ini Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka di prakerja.go.id, Wagub Emil Sarankan Buka Website MJC

Kebakaran Terjadi di Pabrik Penyulingan Bahan Minyak Wangi Kediri, Diawali Ledakan Api Lalu Merembet

Namun begitu, Emil Dardak menjelaskan prioritas dari BLT ini adalah masyarakat terdampak yang ada di pedesaan berdasarkan pendataan dari kepala desa setempat terutama yang belum mendapatkan BPNT, mengikuti program pra kerja maupun penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Mantan Bupati Trenggalek ini menejelaskan untuk BLT sendiri rencananya akan diberikan selama 3 bulan. Berbeda dengan BPNT yang akan diberikan hingga akhir tahun.

Selain durasi, nilai manfaat yang diterima juga berbeda, jika BLT senilai Rp 600ribu sedangkan BPNT sebesar Rp 200ribu.

Jumlah penerima BPNT di Jatim sendiri memang bertambah mulai bulan April 2020 ini. Dari yang semula 2,7 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) ditambah 1 juta 42 ribu manfaat sehingga total penerimanya 3 juta 742 ribu KPM.

Nominal yang diterima pun juga bertambah dari semula Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu.

TKHI Bangkalan Positif Covid-19 Menulari Suami, Kadinkes Sindir: Diisolasi Malah Keluyuran ke Pasar

Pendaftaran Kartu Pra Kerja di prakerja.go.id Dimulai Hari Ini, Ada Pelatihan & Insentif Rp3,55 Juta

TKHI Bangkalan Positif Covid-19 Menulari Suami, Kadinkes Sindir: Diisolasi Malah Keluyuran ke Pasar

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved