Breaking News:

Virus Corona di Pasuruan

Lima Warga Kabupaten-Kota Pasuruan Dinyatakan Positif Covid-19, 3 Pasien Sebelumnya Berstatus PDP

Lima orang di Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo saat memberikan pers rilis terkait COVID-19, dan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf 

“Saya ajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tidak panik, tapi kita harus selalu waspada. Karena Corona ini virus yang tak terlihat tapi pergerakannya sangat cepat dan bisa menyebar ke mana-mana," tambah Irsyad Yusuf.

Hari ini Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka di prakerja.go.id, Wagub Emil Sarankan Buka Website MJC

Kebakaran Terjadi di Pabrik Penyulingan Bahan Minyak Wangi Kediri, Diawali Ledakan Api Lalu Merembet

Diduga Masalah Cinta, Seorang Siswa SMA di Sampang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Tak hanya itu,Irsyad Yusuf juga mengimbau pada seluruh pihak, mulai dari camat, kepala desa, lurah hingga Ketua RT dan RW sangat dibutuhkan untuk sama-sama bisa membantu Pemerintah menyelamatkan masyarakat dari Virus Corona.

“Saya minta Ketua RT, RW, Lurah, Kades dan Camat untuk saling berkoordinasi seintens mungkin. Kalau ada pergerakan pemudik, langsung tanggap supaya bisa diantisipasi sedini mungkin, itu penting sekali,” terangnya.

Khusus untuk Pemerintah Desa, Irsyad Yusuf  juga mengharapkan ada langkah inovatif dari para Kades untuk bisa memanfaatkan anggaran dari Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa ke dalam kegiatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Ayok para kades saya ajak untuk sama-sama kita bertekad memerangi Corona ini sampai tuntas. Termasuk penggunaan ADD dan DD untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di desanya masing-masing. Pemkab Pasuruan bersama TNI POLRI dan tenaga medis akan terus berjuang untuk bisa membangtu masyarakat mengalahkan Corona ini,” urai Irsyad Yusuf.

Terpisah, Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo mengatakan, berdasarkan rilis dari pihak Gubernur dua orang positif corona di Kota Pasuruan.

Satu di antaranya meninggal dunia serta satunya lagi masih hidup dan sedang diisolasi.

Dijelaskan, untuk yang meninggal dunia merupakan warga Jakarta yang sedang datang ke rumah istri sirinya Kota Pasuruan.

Yang bersangkutan memiliki KTP DKI Jakarta.

Sebelum meninggal, yang bersangkutan sempat dirawat di RSUD Bangil.

"Sudah dimakamkan di pemakaman umum Gadingrejo Kota Pasuruan dengan cara protokol Covid-19.

Yang bersangkutan dimakamkan secara layak sesuai aturan yang ada maupun syariat. Jangan panik, tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved